Jakarta Greater

Berita Militer dan Alutsista

Tuntutan Saudi Terhadap Qatar Tak Dapat Ditawar

President Donald Trump, First Lady Melania Trump, bergabung dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi, dalam pembukaan Global Center for Combating Extremist Ideology, 21/5/2017. (Shealah Craighead / The White House)
Tuntutan Saudi Terhadap Qatar Tak Dapat Ditawar 1

Washington DC – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir menjelaskan tuntutan kerajaan dan negara-negara Arab lainnya, agar Qatar berhenti mendukung terorisme, tak dapat ditawar.

Ketika ditanya para wartawan saat Adel Al-Jubeir berkunjung ke Washington, soal apakah tuntutan tidak bisa ditawar, Jubeir mengatakan, “Ya.” “Kami telah memastikan, kami sudah mengambil langkah-langkah kami dan terserah pemerintah Qatar, apakah mereka akan mengubah perilaku mereka dan jika mereka melakukannya, semuanya akan berjalan, tapi jika tidak, mereka akan tetap dikucilkan,” kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Selasa 27 Juni 2017,

Jika Qatar ingin kembali ke lingkaran Dewan Kerja Sama Teluk, “mereka (pemerintah Qatar, red) tahu apa yang harus mereka lakukan,” tegas Adel Al-Jubeir

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir telah menerapkan boikot terhadap Qatar sejak tiga pekan lalu.

Negara-negara itu menuding Qatar mendukung kelompok-kelompok garis keras.

Mereka kemudian mengeluarkan ultimatum terhadap Qatar, termasuk menuntut negara itu untuk menutup pangkalan militer Turki di Doha, menutup saluran televisi Al Jazeera serta mengekang hubungan dengan Iran.

Qatar membantah berbagai tuduhan dan mengatakan tuntutan-tuntutan itu diarahkan untuk mengendalikan kedaulatannya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di gedung Departemen Luar Negeri pada Selasa.

Antara/Reuters

Share:

Penulis: