Sistem Radar Kontrol Tembakan untuk Apache Indonesia

Longbow LLC, perusahaan patungan antara Lockheed Martin dan Northrop Grumman, menerima kontrak senilai US$ 235,8 juta pada hari Jumat untuk memberikan dukungan sistem pengendalian tembakan helikopter Apache untuk 11 pemerintah asing, kata Departemen Pertahanan AS.

The foreign military distributor finance membiayai kontrak, yang memberikan dukungan produksi untuk helikopter serang Apache milik Korea Selatan, Kuwait, Arab Saudi, Taiwan, Uni Emirat Arab, Yunani, India, Indonesia, Belanda, Qatar dan Inggris, lansir US DOD.

Menurut Northrop Grumman, radar kendali tembakan Apache memberikan kru kesadaran situasional yang memberikan jangkauan maksimum dan dapat digunakan untuk berbagai peran dan misi yang berbeda.

Mode target tempur utama radar AH-64E Longbow meliputi mode target darat, mode target udara, dan mode target laut.

Sebelumnya pada bulan Mei tahun 2018, Angkatan Darat Indonesia menerima delapan helikopter serang Apache AH 64E dari AS. Dari delapan helikopter Apache AH 64E, empat diantaranya nantinya adalah varian helikopter Longbow Block III sebagaimana pernah dirilis oleh pemberitaan pada tahun 2012.

Delapan helikopter Apache dengan paket pembelian 19 mesin T-700-GE-701D (16 sudah terpasang, 3 lainnya sebagai cadangan), 9 perangkat Target Acquisition and Designation Sight/Modernized Pilot Night Vision Sensor, 4 radar AN/APG-78 (Fire Control Radar-FCR) dengan Radar Electronics Units (Longbow Component), 10 perangkat peringatan serangan rudal AAR-57 (V) 3/5 dan flare dispensernya, 10 perangkat pendeteksi penguncian laser AN / AVR-2B, 10 perangkat pendeteksi sinyal radar AN / APR-39A (V) 4, 24 Integrated Helmet and Display Sight Systems (IHDSS-21).

Selain itu Angkatan Darat Indonesia juga melengkapi paket pembeliannya dengan 32 perangkat peluncur rudal HELLFIRE M299A1, dengan 140 Rudal anti tank HELLFIRE AGM-114R3, senjata dan amunisi untuk senapan mesin kaliber 30mm.

Juga pembelian itu termasuk transponder Identification Friend atau Foe, peralatan komunikasi, peralatan perbaikan dan alat uji, perangkat pelatihan, simulator, generator, transportasi, kendaraan beroda, organizational equipment, suku cadang dan perbaikan, peralatan pendukung, pelatihan personel dan peralatan pelatihan.