Marinir AS Uji Tembak Senjata Baru MV-22 Osprey

Jakartagreater.com – Marinir AS melakukan uji tembak senapan mesin Defensive Weapon System (DWS) pada helikoper MV-22 Osprey di lepas pantai Oahu, Hawaii, lansir DefenseBlog.

DWS dioperasikan dari jarak jauh dan menggabungkan gunner station, sensor penargetan dan senjata minigun GAU-17.

Senjata unik dipasang di lubang kargo belakang Osprey dan dioperasikan melalui remote control dari dalam pesawat menggunakan interface yang mirip dengan video-game.

Bagian dari sistem senjata pertahanan dilengkapi sistem suar dan sistem kamera membantu kru mengidentifikasi dan menentukan target pada jarak ratusan meter lebih, bahkan beberapa ribu meter.

DWS mencapai radius penembakan terbaik dengan dipasang di luar perut pesawat, karena kemampuan unik Osprey untuk memiringkan rotornya ke depan untuk mode kecepatan tinggi dan kembali menggunakan sistem vertikal untuk pendaratan helikopter.

Sebelum menggunakan senjata DWS, Osprey menggunakan senapan mesin tunggal yang dipasang di pintu belakang, yang membatasi jarak pandang dan radius tembakan penembak.