Penakluk F-117 Pilih Pertahanan Udara Pantsyr-S1E

Jakartagreater.com – Anggaran yang terbatas namun harus mendapatkan senjata pertahanan udara yang canggih sedang dihadapi militer Serbia saat ini. Setelah melakukan kajian yang mendalam, pilihan mereka jatuhkan kepada sistem pertahanan mobile Pantsyr-S1E.

Menarik untuk mencermati pilihan mereka, karena Serbia (dulu Yugoslavia) sempat mencatatkan sejarah, dimana sistem pertahanan udara mereka S-125 Neva/Pechora surface-to-air missile berhasil menembak jatuh pesawat tempur siluman Lockheed F-117 Nighthawk, 30 km di Barat Laut Kota Belgrade pada tahun 1999.

Dunia saat itu terkejut, bagaimana mungkin sistem pertahanan Serbia yang sederhana bisa menembak jatuh pesawat modern yang diklaim siluman. Persitiwa itu sempat difilmkan di layar lebar lebar yang mempertemukan pilot F-117 Nighthawk AS dengan tentara Serbia yang menembak pesawatnya.

Dalam pengakuan sang petembak, dia sempat mengutak atik radar sistem persenjatannya dan berhasil menemukan jejak pesawat NATO di radarnya.

Kini pada tahun 2020, Serbia memperbarui sistem pertahanan udara mereka dengan baterai sistem pertahanan udara self-propelled Pantsyr-S1E, dirilis Janes.com, 04-05-2020.

Rusia mengirimkan senjata itu ke Serbia dalam empat pengiriman antara 22 Februari dan 3 Maret 2020. Ketika mengunjungi baterai di barak ‘Mayor Milan Tepi’ di pinggiran kota Jakovo, Beograd, Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengatakan bahwa Pantsyr-S1E melengkapi Batalion Rudal ke-3 dari Brigade Pertahanan Udara 250-an RVO PVO (250. rbr PVD).

Militer Serbia berencana menggelar latiah besar pada bulan Oktober mendatang, termasuk untuk menjajal Pantsyr-S1E. Entahlah, modifikasi apa yang akan dilakukan Serbia dengan Pantsyr-S1E mereka. Akankah bisa menembak pesawat siluman generasi kelima?.

Spesifikasi:

Pengguna: Algeria, Brazil, Iran, Iraq, Jordan, Libya, Oman, Russia, Saudi Arabia, Slovenia, Syria, UAE, Vietnam
Alternate Names: Pantsyr, SA-22 Greyhound, “Carapace” (Russian translation)
Class: Surface-to-Air (SAM)
Basing: Mobile, ground-based
Warhead: 20 kg high-explosive fragmentation (57E6 missile)
Range: 20 km (Pantsir-S1), 30 km (Pantsir-S1M), 40 km (Pantsir-SM)