Angkatan Udara AS Rancang Jet Tempur dengan Metode Baru

Jakartagreater – Angkatan Udara AS akan segera menerima hasil evaluasi dari strategi terbarunya dalam memperoleh Jet tempur baru untuk program Next Generation Air Dominance (NGAD), ujar Asisten Sekretaris Angkatan Udara untuk Akuisisi Will Roper. Evaluasi untuk menentukan apakah strategi yang direncanakan, yang disebut “Digital Century Series”, layak dan akan lebih hemat biaya daripada pendekatan yang ada untuk mengembangkan Jet tempur, dirilis Sputniknews.com, Rabu 10-6-2020.

“Saya berharap rencana akuisisi untuk NGAD dapat berproses ke Digital Century Series pada musim panas ini. Saya tidak ingin lebih spesifik dari itu. Timeline telah ditetapkan untuk tim, karena saya telah memberi mereka tugas yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Roper.

Baca Juga:

Jet Tempur Tiongkok Dekati Taiwan Saat Pesawat Militer AS Terbang Melintas

Beli Tambahan F-16 Block 70, Bulgaria Ingin Jual MiG-29

Swedia Sukses Uji Tembak Torpedo Ringan Canggih

Rencana Israel Caplok Wilayah Palestina Picu Provokasi dan Kekerasan

Digital Century Series (DCS) mendorong penggunaan teknik digital, open architecture, dan kemajuan terbaru pengembangan perangkat lunak dalam mendesain pesawat tempur baru. Strategi ini juga menetapkan pendekatan yang berbeda saat bekerja dengan kontraktor pertahanan.

Sekarang perusahaan akan terus-menerus mengembangkan pesawat tempur baru menggunakan kemajuan teknologi yang mereka miliki, dengan Pentagon memilih model tunggal dari satu perusahaan di setiap iterasi untuk batch produksi kecil.

Menurut Roper, dengan cara ini Angkatan Udara akan mendapatkan Jet baru yang lebih maju, kira-kira setiap 5 tahun, dengan para kontraktor terus bersaing untuk merancang inovasi.

Pimpinan proyek mengakui bahwa pengembangan itu akan lebih mahal karena Departemen Pertahanan harus membayar beberapa kontraktor pada saat itu untuk merancang prototipe, tetapi ia berharap biaya pemeliharaan Jet baru ini akan jauh lebih rendah karena waktu operasional mereka akan secara signifikan lebih rendah dari 30 tahun, yang berlaku saat ini.

Evaluasi, dijadwalkan seharusnya musim panas ini, akan mengungkapkan apakah strategi baru akan bekerja seperti yang ditetapkan. Jika DCS terbukti lebih hemat biaya daripada pendekatan yang ada, Kongres mungkin setuju untuk mendanai strategi eksperimental. Sejauh ini anggota parlemen AS telah mengalokasikan sekitar $ 1 miliar untuk program NGAD untuk tahun fiskal 2021 dan $ 905 juta untuk tahun fiskal 2020.