Helikopter Kanada Jatuh Karena ‘Konflik’ Pilot dan Helikopternya

Ottawa, Jakartagreater.com – Pejabat tinggi militer Kanada mengungkapkan ada “konflik” atau “persaingan” antara helikopter Cyclone dan pilotnya beberapa saat sebelum helikopter yang dikenal sebagai Stalker 22 jatuh ke perairan lepas pantai Yunani pada bulan April, lansir National Post.

Letjen. Alain Pelletier, Komandan 1 Divisi Udara Kanada, menyatakan bahwa masalahnya adalah hasil dari “serangkaian peristiwa” dan hanya terjadi dalam “waktu yang sangat singkat” dari aktivitas penerbangan yang sebelumnya belum pernah terjadi atau diuji.

Pengungkapan itu datang saat Angkatan Udara Kanada mengumumkan pencabutan ‘penghentian operasional sementara’ yang diberlakukan pada seluruh armada helikopter Cyclone setelah kecelakaan itu, meskipun penyebab terjadinya insiden itu masih dalam penyelidikan.

Seluruh armada di grounded sementara, setelah helikopter Stalker 22 jatuh ke Laut Ionia pada 29 April saat bersiap-siap untuk mendarat di fregat Halifax class HMCS Fredericton saat mengikuti misi pelatihan NATO.

Baca Juga:

Sekrup Lepas atau Kegagalan Komputer, Penyebab Jatuhnya Mirage 2000 India

India Kirim Batalyon Infanteri Tambahan ke Ladakh

India-Cina Memanas, Sukhoi dan J-16 Parkir di Perbatasan