Negara-negara Timur Tengah, Asia Tenggara dan Amerika Latin telah menunjukkan minat pada pesawat jet tempur bermesin tunggal terbaru Rusia, yang diluncurkan pada pameran udara internasional MAKS-2021, ujar CEO United Aircraft Corporation, UAC (bagian dari Rostec) Yuri Slyusar kepada surat kabar Krasnaya Zvezda, pada hari Jumat, 30-7-20-21.
“Mitra dari Timur Tengah, Asia Tenggara dan Amerika Latin menunjukkan minat pada pesawat tempur baru (Sekakmat) di pertunjukan udara MAKS,” kata kepala eksekutif UAC, dirilis TASS.
Baca juga:
Pesawat Tempur MiG-35 Rusia Masuk Uji Coba Tahap Akhir
Jepang Mulai Kembangkan Pesawat Tempur Tak Berawak
Rusia Siap Pasok Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 ke Indonesia
Pesawat tempur baru Rusia mengintegrasikan teknologi terbaru dalam pembuatan pesawat militer, tegasnya.
“Pesawat dapat dikustomisasi karena fitur arsitektur terbuka, yang membantu memasang peralatan dari produsen yang berbeda di atasnya. Pesawat itu sejak awal dirancang untuk menggunakan hampir seluruh jajaran senjata yang diluncurkan dari udara, termasuk persenjataan masa depan,” kepala kata United Aircraft Corporation.
Modifikasi pesawat tak berawak Checkmate akan populer di kalangan pelanggan, katanya.
Baca Juga:
Taiwan Bantah Tembak Pesawat Tempur China
Pesawat Tempur Su-35 Rusia Jatuh Karena Kerusakan Mesin
Pesawat Tempur MiG-35 Rusia Masuk Uji Coba Tahap Akhir
“Kami percaya bahwa (versi tak berawak dari pesawat tempur Checkmate akan populer di kalangan pelanggan karena akan membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan bertahan sistem tempur dan memberikan kesempatan untuk menggunakan metode taktis baru,” kata Slyusar.
Pesawat tempur taktis ringan baru Rusia.
Perusahaan teknologi negara Rusia Rostec meluncurkan pesawat tempur bermesin tunggal domestik terbaru yang dijuluki Checkmate di pameran udara internasional MAKS-2021 yang berlangsung di kota pinggiran kota Zhukovsky di luar Moskow pada 20-25 Juli 2021. Pesawat baru yang dibuat oleh Rostec atas inisiatifnya sendiri, merupakan turunan dari pesawat tempur generasi kelima Su-57.
Pesawat tempur bermesin tunggal baru ini didasarkan pada teknologi siluman dan dilengkapi dengan kompartemen di dalam pesawat untuk persenjataan udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan. Pesawat tempur akan membawa muatan lebih dari 7 ton dan akan mampu menyerang hingga 6 target sekaligus.
Baca juga:
F-16 TNI AU dan RSAF Latihan Intersep Pesawat Tempur
Ini Dia, Desain Pesawat Tempur Tak Berawak MIUS Turki
Mesir Pesan 30 Pesawat Tempur Rafale Tambahan
Pesawat tempur Checkmate (atau disebut juga Su-75) akan mampu terbang dengan kecepatan Mach 1,8 (1,8 kali kecepatan suara) dan akan memiliki jangkauan operasi 3.000 km.
Baca Juga:
Empat Pesawat Tempur Yang Perkasa
Indonesia-Prancis Bahas Pesawat Tempur Rafale
Rusia Garap Pesawat Tempur Modern Mesin Tunggal
Pesawat akan dilengkapi dengan pembangkit listrik yang sangat efisien. Pesawat tempur baru ini diharapkan akan mengudara pada tahun 2023 dan Rostec berencana untuk meluncurkan produksi serial pesawat tempur tersebut mulai tahun 2026.
Pesawat Tempur Ringan Siluman, Light Tactical Aircraft, LTS “Checkmate” Rusia. (@UAC Russia)