Usai Commodore Inspection, Kapal Selam KRI Cakra-401 Siap Diserahterimakan

Alutsista – Kapal selam Indonesia KRI Cakra–401 sukses melaksanakan Commodore Inspection (CI) pada Senin, 22/11/2021 di Situbondo, Jawa Timur.

Rangkain kegiatan Commodore Inspection (CI) ini dihadiri oleh Waaskomlek Kasal Laksma Dono Herbowo, selaku Ketua Tim CI dan beberapa pemangku kepentingan terkait fungsi strategis KRI Cakra-401 lainnya.

Dari pihak PT PAL, Commodore Inspection ini didampingi oleh COO PT PAL Indonesia Iqbal Fikri.

Alutsista Kapal KRI Cakra-401 telah melewati beberapa perbaikan krusial yang meliputi penyempurnaan terhadap Mechanic Electric, Machinery, navigasi, sistem sensor, sistem integrasi, dan sistem kendali senjata, ungkap laman IG PT PAL Indonesia, 25 November 2021.

Usia kapal selam yang sudah tidak muda lagi dan keterbatasan peralatan yang sudah tidak diproduksi bukan menjadi hambatan bagi tim engineering PT PAL Indonesia.

Dengan kapabilitas tim engineer PT PAL Indonesia, para teknisi mampu mengembalikan fungsi KRI Cakra-401 secara maksimal.

https://platform.twitter.com/widgets.js

Di akhir kegiatan Sea Acceptance Test (SAT), alutsista kapal selam KRI Cakra-401 telah melaksanakan uji performance berupa: Max Speed Submarged menyelam maximum sampai dengan 200 meter dan uji fungsi sistim penembakan Torpedo dengan hasil yang baik.

Kini, KRI Cakra-401 siap diserahterimakan dan berlayar memperkuat jajaran Koarmada Republik Indonesia.

Perjalanan Perbaikan Kapal Selam KRI Cakra – 401

92177 kapal selam cakra 401 indonesia
Pengujian Kapal Selam KRI Cakra-401 oleh PT PAL Indonesia. (@PT PAL Indonesia)

Sebelumnya pada pada 11 September 2021, kapal selam Indonesia KRI Cakra – 401 berangkat dari dermaga fasilitas kapal selam PT PAL Indonesia menuju ke perairan utara Kota Situbondo, Jawa Timur untuk melaksanakan Sea Acceptance Test (SAT) sebagai rangkaian dari Overhaul.

Dalam overhaul KRI Cakra-401 terdapat proses penggantian baru dan perbaikan secara menyeluruh terhadap Badan Tekan/Hull, Sistem Mekanik dan Elektrik, Sensor dan Deteksi serta Sistem Senjata secara detail, dan merupakan hal yang lumrah pada MRO Alutsista.

Kapal selam buatan Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW) Jerman ini, dalam proses pelaksanaan SAT telah menyelesaikan uji penyelaman maksimal dan bermanuvra pada kecepatan maksimal pada bawah dan atas permukaan, ungkap laman PT PAL Indonesia, 15/10/2021.

Terhitung sejak tanggal 10 Oktober 2021 Kapal Selam KRI Cakra – 401 telah melaksanakan Uji penyelaman (yang merupakan salah satu bagian terpenting dalam uji coba mengembalikan fungsi kapal selam) dan dilaksanakan di perairan Panarukan Situbondo, Jawa Timur. Dalam rangkaian pengujian kemampuan KRI Cakra-401 telah mampu mencapai indikator kelaikan operasi.

Tidak hanya Tim Proyek Overhaul (OVH) KRI Cakra-401 PT PAL, Satuan Petugas (Satgas) dari Kementerian Pertahanan RI serta tim uji kelaikan dari Angkatan Laut (AL) juga turut terlibat dalam melaksanakan uji penyelaman kapal. Selain itu unsur pendukung lain dalam proses uji penyelaman kali ini adalah KRI Raden Eddy Martadinata (REM) – 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)- 332.

Suksesnya uji penyelaman KRI Cakra – 401 juga ditandai dengan kemampuan pencapaian balingan secara maksimum. Sehingga secara keseluruhan uji penyelaman kali ini telah memenuhi indikator performansi yang diharapkan. Selanjutnya KRI Cakra – 401 dalam rangkaian kegiatan SAT akan melaksanakan kegiatan uji terhadap sistem sensor dan deteksi serta sistem penembakan torpedo.

Pada 14 Oktober 2021, KRI Cakra-401 bersama seluruh tim yang bertugas kembali tiba di Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia untuk melanjutkan penyelesaian akhir program Overhaul. Sehingga diharapkan pada umur yang sudah tidak lagi muda, tetap siap melaksanakan tugas operasi.

Setelah itu pada Senin, 22/11/2021, kapal selam KRI Cakra–401 sukses melaksanakan Commodore Inspection (CI) di Situbondo, Jawa Timur dan siap diserahterimakan berlayar memperkuat jajaran armada bawah laut militer Indonesia.

*Foto cover: dok. Kapal selam KRI Cakra-401. (@ TNI AL)