Kasau Temui Menhan Prabowo Bahas Penambahan Kekuatan

Pertemuan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo membicarakan penambahan kekuatan dan kesiapan sistem pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

JakartaGreater  – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo beserta jajaran, pada Selasa 28-12-2021 di Ruang Manggala Yudha, Kemhan, Jakarta, dirilis situs Kemhan RI.

Pertemuan Mehnan RI Prabowo Subianto dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo tersebut, membicarakan mengenai penambahan kekuatan dan kesiapan sistem pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (@Kemhan RI)
Menhan Prabowo Terima Kunjungan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (@Kemhan RI)

Sewaktu menerima kunjungan Kasau, Menhan Prabowo didampingi oleh Wamenhan M. Herindra, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., Dirjen Renhan Kemhan Mayjen TNI Dr. Budi Prijono, ST, M.M, CfrA, Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng., Staf Khusus Menhan V Bidang Matra Udara Marsda TNI (Purn) Bonar H. Hutagaol, S.E., M.M., dan Ses Ditjen Kuathan Kemhan Brigjen TNI Totok Sugiharto, S.Sos.

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (@Kemhan RI)
Menhan Prabowo Terima Kunjungan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (@Kemhan RI)

Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo didampingi Asrena Kasau Marsda TNI Purwoko Aji, Asops Kasau Marsda TNI Khairil Lubis, Aslog Kasau Marsda TNI Fajar Sumariaji, dan Askomlek Kasau Marsda TNI Amrizal.

Pesawat Tempur Rafale dan F-15 EX.

Sebelumnya TNI Angkatan Udara memastikan akan membeli pesawat tempur generasi 4,5, Dassault Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat.

“Kami menginginkan pesawat generasi 4,5 dan menginginkan yang ‘heavy’ atau medium ke atas. Karena kita saat ini sudah ada F-16, sudah ada Sukhoi buatan Rusia,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat berbincang dengan media massa pada acara Press Tour dan Media Gathering, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 22/12/2021, dikutip Antara.

Saat ini, ujar Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, pilihan pembelian pesawat tempur mengerucut pada dua pesawat, yakni pesawat Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat.

“Ini juga hasil pemikiran dari Kementerian Pertahanan,” lanjut Marsekal Fadjar.

Pesawat Su-35

Terkait dengan rencana pembelian Sukhoi Su-35, Fadjar menyebut hal tersebut akan ditinggalkan.

“Sukhoi Su-35 dengan berat hati ya kita harus sudah meninggalkan perencanaan itu karena kan kembali lagi dari awal kita sebutkan bahwa pembangunan kekuatan udara sangat bergantung dari anggaran,” jelas Marsekal Fadjar.

Kehadiran pesawat tempur itu akan menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh.

“Kalau pesawat mungkin dua sampai tiga skadron. Insyaallah (lebih dari 30 pesawat),” ujar Kasau.

Menurut Marsekal Fadjar, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah memberikan penjelasan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas mengenai anggaran pengadaan pesawat tempur yang akan digunakan hingga 30-40 tahun ke depan.

“Di dalam renstra memang tidak ada, ini memang buah pikiran dan Pak Menhan dengan masukan dari kami juga,” ujarnya.

Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengaku, tim dari F-15 EX sudah menemuinya untuk membahas rencana pengadaan pesawat tempur tersebut.

“Ini sedikit informasi, F-15 EX timnya sudah datang ke saya. Saya tanya kalau hari ini kita sepakat unit awal pertama yang akan kita terima kira-kira kapan? Jawabannya ya kira-kira tahun 2027,” kata Marsekal Fadjar.

*Foto cover: Menhan Prabowo Terima Kunjungan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (@Kemhan RI)