Serba Produksi Dalam Negeri, India Sukses Uji Rudal Brahmos dari Kapal Destroyer

JakartaGreater – Militer India melakukan uji tembakan rudal jelajah supersonik BrahMos varian laut ke laut dengan menggunakan kapal perang INS Visakhapatnam, Kolkata-class pada Selasa, 11/1/2022.

Rudal Brahmos varian terbaru itu mengenai kapal target yang ditentukan dengan tepat ungkap DRDO India.

Menurut Angkatan Laut India, rudal yang diujicoba ini adalah varian extended-range yang ditembakkan dari kapal perusak rudal terbaru buatan dalam negeri India, INS Visakhapatnam, sehingga bisa dianggap sebagai pencapaian yang ganda dalam urusan teknologi militer.

Uji coba rudal Brahmos ini sekaligus menandai peningkatan berkelanjutan dalam desain dan kinerja Sistem rudal Brahmos yang sangat diandalkan oleh India.

Adapun INS Visakhapatnam (D-66) merupakan destroyer berjenis siluman yang menjadi bagian kapal perang terbaru Angkatan Laut India.

Rudal BrahMos dikerahkan oleh Angkatan Laut di kapal perangnya pertama kali pada tahun 2005, dan memiliki kemampuan untuk mencapai target berbasis laut di luar cakrawala radar.

Varian laut awalnya diuji pada Oktober dan Desember 2020 dari kapal perusak siluman buatan dalam negeri Angkatan Laut INS Chennai dan kapal perusak kelas Rajput INS Ranvijay.

Versi rudal ini telah dirancang untuk diluncurkan baik dalam mode vertikal atau horizontal dari aset bergerak/stasioner untuk menargetkan target darat dan laut. Rudal, yang ditembakkan dengan kecepatan 2,8 Mach atau hampir tiga kali kecepatan suara, secara signifikan meningkatkan kemampuan kapal dalam menyerang target jarak jauh.

Pada hari Selasa, 11/1/2022, Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengucapkan selamat kepada DRDO dan pemangku kepentingan lainnya atas peluncuran tersebut.

“Kekokohan kesiapan misi Angkatan Laut India dikonfirmasi ulang hari ini setelah sukses meluncurkan versi lanjutan Rudal BrahMos dari INS Visakhapatnam. Saya mengucapkan selamat atas kerja tim yang luar biasa dari Angkatan Laut India, DRDO dan Rudal Brahmos,” katanya di Twitter.

Rudal BrahMos dirancang dan dikembangkan oleh BrahMos Aerospace, sebuah perusahaan patungan yang didirikan oleh Defense Research and Development Organization (DRDO) dan Mashinostroyenia dari Rusia.

Kapal Perang INS Visakhapatnam

Kapal perusak INS Visakhapatnam dapat menampung awak 312 personel, memiliki daya tahan 4.000 mil laut dan dapat melaksanakan misi 42 hari dengan waktu misi yang diperpanjang untuk “operasi di luar wilayah” (blue-water operations).

Kapal perusak ini juga memiliki otomatisasi tingkat tinggi, dengan jaringan digital canggih seperti “Jaringan Data Kapal Berbasis Ethernet Gigabyte”, “Sistem Manajemen Tempur”, “Sistem Manajemen Daya Otomatis” dan “Sistem Manajemen Platform Terpadu”.

Kandungan lokal dari INS Visakhapatnam dilaporkan sekitar 72%, dibandingkan dengan kapal perusak P-15A (59%) dan kapal perusak P-15 (42%). Kapal perusak ini juga memiliki multiple fire zones, sistem kontrol kerusakan pertempuran, dan sistem tenaga distribusi untuk meningkatkan kemampuan bertahan dan keandalan dalam kondisi darurat. Sistem kontrol atmosfer total di atas kapal akan melindungi awak kapal dari ancaman kimia, biologi, dan nuklir.

Destroyer INS Visakhapatna India. (@Narendra Modi)

Kapal perusak INS Visakhapatnam juga menggabungkan beragam peralatan dari berbagai produsen; Galangan Kapal Baltik Rusia dikontrak untuk memasok empat poros Line, sementara dua turbin gas Zorya M36E dibeli dari Ukraina.

Peluncur roket anti-kapal selam RBU-6000 dan tabung torpedo 533 mm diproduksi oleh Larsen & Toubro (L&T), rudal permukaan-ke-udara Barak-8 diproduksi oleh Bharat Electronics Limited (BEL), meriam angkatan laut 76 mm diproduksi oleh Bharat Heavy Electricals Limited (BHEL), sedangkan rudal jelajah BrahMos diproduksi oleh BrahMos Aerospace.

*Foto cover: India Sukses Uji Rudal Brahmos dari Kapal Destroyer, 11/1/2022. (@DRDO India)