Howitzer M777A2 Artileri Andalan Pasukan di Medan yang Sulit

JakartaGreater – Prajurit dari Baterai Chaos, Batalyon 2, Resimen Artileri Lapangan 8, US Army melakukan sertifikasi Tabel V penembakan, ungkap US Army Pacific, 7/10/2022.

Setelah disertifikasi, mereka kemudian akan menembakkan langsung peluru dari howitzer M777A2 ini. Sekali lagi, Batalyon 2 ini menjadi satu-satunya unit artileri Arktik yang sudah terwujud di Angkatan Darat AS.

2nd Battalion, 8th Field Artillery Regiment U.S. Army mengukur tabel tembak dan latihan dengan howitzer M777A2. (@ US Army / MSG Lee)

Howitzer M777A2 merupakan meriam ringan tarik (towed) kaliber 155mm yang dibangun oleh BAE Systems untuk U.S. Army and U.S. Marine Corps.

Beratnya yang kurang dari 4.500 kg membuat howitzer ini memiliki mobilitas tinggi.

Fitur utama M777A2 adalah bisa menembakkan Proyektil Terpandu Excalibur M982 berkat pembaruan perangkat lunak baru.

Howitzer M777A2 dapat dengan mudah diangkut melalui udara dengan berbagai jenis pesawat termasuk C-130, C-141, C-5, dan C-160, helikopter UH-60L/UH-60M Black Hawk dan CH-53E/CH-53D dan MV-22 Osprey.

M777A2 juga digunakan oleh Australia, Kanada dan India.

2nd Battalion, 8th Field Artillery Regiment U.S. Army mengukur tabel tembak dan latihan dengan howitzer M777A2. (@ US Army / MSG Lee)

Angkatan Darat India telah mengoperasikan batch pertama howitzer ultralight (ULH) kaliber 39 M777A2 155mm rakitan India.

Artileri titanium ini dimaksudkan India untuk memberikan respons cepat, kemampuan daya tembak berkelanjutan jarak 30 km untuk peperangan gunung.

Di bawah kontrak Penjualan Militer Asing (FMS) Government-to-Government yang ditandatangani dengan AS pada tahun 2016, 25 senjata siap pakai akan diimpor sementara 120 akan dirakit dan sebagian diproduksi di India. Perkiraan kebutuhan jangka panjang India adalah 450 senjata ultra ringan Howitzer M777A2.

*Foto: @ US Army / MSG Lee)