HIMARS hingga Rudal Anti-Radiasi Kecepatan Tinggi untuk Ukraina

JakartaGreater – Departemen Pertahanan (DoD) AS mengumumkan otorisasi Penarikan Presiden atas bantuan keamanan senilai hingga $725 juta untuk memenuhi kebutuhan keamanan dan pertahanan Ukraina yang kritis. Otorisasi ini adalah penarikan peralatan ke-23 Administrasi Biden dari inventaris DoD untuk Ukraina sejak Agustus 2021, ungkap Kementerian Pertahanan AS, 14/10/2022.

Amerika Serikat telah memberikan bantuan keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Ukraina dan akan terus bekerja dengan sekutu dan mitra untuk memastikan Ukraina mendapatkan dukungan yang dibutuhkannya.
Paket bantuan keamanan baru ini meliputi:

Amunisi tambahan untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS);
23.000 peluru artileri 155mm;
500 peluru artileri 155mm berpemandu presisi;
Sistem Ranjau Anti-Armor Jarak Jauh (RAAM) 5.000 peluru 155mm;
5.000 senjata anti-tank;
Rudal anti-radiasi berkecepatan tinggi (HARM);
Lebih dari 200 Kendaraan Beroda Serbaguna Mobilitas Tinggi (HMMWVs);
Senjata kecil dan lebih dari 2.000.000 butir amunisi senjata ringan;
Suplai medis.

800px AGM 88 HARM in hangar e1665812852933
Rudal AGM-88 High-speed Anti-radiation missiles (HARM) (@ photo: U.S.Air Force)

Pengumuman ini mengikuti pertemuan Menteri Pertahanan Austin dari hampir 50 negara di Grup Kontak Pertahanan Ukraina di Brussels minggu ini, di mana para pemimpin berkomitmen untuk memberikan bantuan keamanan tambahan. Beberapa contoh dukungan tambahan ini termasuk:

Jerman baru-baru ini mengirimkan yang pertama dari empat sistem pertahanan udara IRIS-T ke Ukraina. Donasi penting ini akan membantu Ukraina mempertahankan warga sipilnya dengan lebih baik dari serangan udara Rusia. Jerman juga baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan lebih banyak sistem roket dan howitzer MARS.

Spanyol mengumumkan akan menyediakan empat peluncur HAWK untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina.

Norwegia, Jerman, dan Denmark berinvestasi dalam produksi Howitzer buatan Slovakia.

Untuk memenuhi persyaratan medan perang Ukraina yang terus berkembang, Amerika Serikat akan terus bekerja dengan Sekutu dan mitranya untuk menyediakan kemampuan utama bagi Ukraina.

*foto: HIMARS (@ US DoD /Dean Johnson)