Militer Singapura Interaksi dengan Operasi Pesawat Tempur F-35

Beberapa personel militer Singapura dari The Republic of Singapore Air Force (RSAF) berkesempatan berinteraksi dengan skuadron operasional Pesawat tempur F-35 dari Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) dan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) baru-baru ini, ungkap RSAF, 18/10/2022.

Kunjungan dan pelatihan bersama ini merupakan bagian penting dari upaya evaluasi F-35 RSAF.


Kru Militer Singapura Interaksi dengan Operasi Pesawat F-35 di Amerika Serikat. (@ The Republic of Singapore Air Force (RSAF))

Selama kunjungan studi yang diselenggarakan oleh USAF di Pangkalan Angkatan Udara Eglin, AS, tim RSAF juga mengunjungi berbagai fasilitas F-35 untuk mengamati pelaksanaan operasi pesawat F-35, dan mengadakan diskusi teknik dan pemeliharaan.

Selain itu Pesawat tempur F-16 RSAF dari detasemen Peace Carvin II (PC II) juga mengikuti pelatihan bersama dengan pesawat F-35B USMC di Marine Corps Air Station Yuma.


Kru Militer Singapura Interaksi dengan Operasi Pesawat F-35 di Amerika Serikat. (@ The Republic of Singapore Air Force (RSAF))

Peluang untuk mengamati secara fisik praktik rekayasa dan pemeliharaan, dan berlatih bersama dengan pesawat F-35 memberikan wawasan berharga tentang penggunaan F-35B dan bagaimana RSAF dapat mengintegrasikan F-35 dengan lebih baik ke dalam konsep perangnya, ungkap RSAF.

Pesawat Masa Depan

“F-35 JSF adalah pesawat tempur siluman generasi kelima dan telah dialokasikan untuk menggantikan F-16 RSAF setelah tahun 2030. Empat pesawat F-35B diharapkan akan dikirim ke RSAF sekitar tahun 2026 untuk pelatihan dan evaluasi”, ungkap Pilot F-15SG Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) Mayor Arumugam Sivaraj, saat mengikuti Exercise Pitch Black 2022, dikutip laman Kementerian Pertahanan Singapura, 31/08/2022.


Kru Militer Singapura Interaksi dengan Operasi Pesawat F-35 di Amerika Serikat. (@ The Republic of Singapore Air Force (RSAF))

Pelatihan bersama F-35 pada latihan seperti Ex Pitch Black telah memberi RSAF pemahaman yang lebih dalam tentang kemampuan pesawat.

RSAF menandatangani perjanjian untuk pembelian awal empat F-35B pada tahun 2020. Sejak itu, RSAF telah memiliki akses ke informasi dan fasilitas F-35 yang eksklusif untuk pengguna F-35.

Misalnya, personel RSAF dapat berlatih menggunakan simulator dengan ketelitian tinggi yang mampu mereplikasi kemampuan F-35 yang sebenarnya. Mereka juga memiliki pertukaran profesional di konferensi dengan pengguna F-35 di seluruh dunia.

Ini telah membantu RSAF dalam upaya evaluasi F-35 sambil menunggu pengiriman pesawat pada tahun 2026.

Mayor Zhang mengatakan data dari pelatihan simulator dikuatkan dengan informasi dari pengguna F-35 lainnya, serta kinerja pesawat dari latihan seperti Ex Pitch Black.

“Cukup untuk mengatakan, kami senang dengan kinerja pesawat,” katanya.

*photo cover: Militer Singapura Interaksi dengan Operasi Pesawat F-35 di Amerika Serikat. (@ The Republic of Singapore Air Force (RSAF))