Naval Group dan PT PAL Kembangkan Teknologi Kapal Selam

Dalam kunjungan tim teknis Naval Group ke fasilitas produksi kapal selam PT PAL beberapa waktu lalu, diakui bahwa PT PAL Indonesia telah siap untuk melaksanakan pembangunan kapan selam.

Indonesia melalui BUMN PT PAL melakukan kerja sama strategis dengan Naval Group Prancis dalam bidang riset dan pengembangan teknologi kapal selam.

“Kerja sama antara PT PAL dan Naval Group diawali dengan membangun teknologi baterai litium untuk kapal selam. Ini merupakan agenda awal yang akan dimulai, sekaligus menandai rangkaian kerja sama lainnya antara PAL dan Naval Group”, ujar CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, dikutip laman PT PAL Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod bersama Vice President India, Asia, & Pacific Naval Group, Nicolas de La Villemarque.

Penandatanganan MoU kerja sama strategis ini disaksikan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto dan juga Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard, dalam event Indo Defence 2022 Expo, di Jakarta, 2 November 2022.

PT PAL Indonesia dan Naval Group teken kerja sama bidang riset dan pengembangan teknologi untuk kapal selam. (@ PT PAL)
PT PAL Indonesia dan Naval Group teken kerja sama bidang riset dan pengembangan teknologi untuk kapal selam. (@ PT PAL)

Solusi Teknologi Lithium-Ion

Naval Group telah mengembangkan sebuah solusi teknologi Lithium-Ion, untuk membuat kapal selam memiliki mobilitas taktis yang tinggi, mengurangi tingkat kerentanan (karena keluar dan masuk permukaan air), serta meningkatkan daya tahan, dengan standar keselamatan terbaik yang sebanding dengan kemampuan kapal selam nuklir Prancis, serta kapasitas untuk berkembang dari waktu ke waktu.

Menurut Naval Group dengan adanya Teknologi Lithium-Ion, maka kapal selam akan menjadi lebih kuat (powerful),  memiliki energi yang lebih besar serta dapat diandalkan.

Menggarap Sistem Propulsi Independen Udara (AIP)

Penandatanganan MoU antara PT PAL dengan Naval Group merupakan langkah nyata terhadap kerja sama riset dan pengembangan teknologi penyimpanan energi, seperti sel bahan bakar dan sistem Propulsi Independen Udara (AIP) untuk kapal selam.

Adapun tujuan dari kerja sama industri pertahanan ini adalah untuk mewujudkan kemandirian dan go global bagi industri di dalam negeri, serta meningkatkan kemampuan khususnya dalam segi penguasaan teknologi alutsista.

Baca juga: PT PAL dan Havelsan Sepakat Garap CMS dan Sistem Tempur Fregat

“Naval Group merupakan perusahaan terkemuka di dunia, yang memiliki produk-produk alutsista terkemuka, khususnya kapal selam Scorpene. Dengan kerja sama strategis ini akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia, khususnya bagi PT PAL dalam melakukan penguasaan teknologi pertahanan”, ujar CEO PT PAL Indonesia.

“Ke depan dengan kepercayaan pemerintah, Indonesia akan memiliki kemampuan setara dengan negara maju dalam pembangunan kapal selam secara mandiri, tidak hanya terbatas pada satu jenis kapal selam saja”, ungkap Kaharuddin Djenod.

Melalui kerja sama ini diharapakan Indonesia memiliki kemampuan dalam menguasai teknologi kunci masa depan, seperti produksi dan pengoperasian baterai lithium-Ion, serta hidrogen sebagai bagian dari sistem propulsi kapal selam.

Naval Group dan PT PAL menandatangani nota kesepahaman untuk memulai pembuatan Laboratorium Riset Energi di Indonesia, untuk bekerja sama dalam solusi energi dan propulsi di bidang angkatan laut, dengan tujuan pengembangan solusi pembangkit energi kapal selam generasi berikutnya (next generation) di Indonesia, ungkap twitter Naval Group, 2/11/2022.

Baca juga: Gandeng Diehl Defense, PT PAL Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak

“Tujuan kami adalah mengembangkan kemitraan jangka panjang dengan Indonesia sebagai mitra untuk program Kapal Selam, baik selama fase konstruksi & pemeliharaan, tetapi juga berkolaborasi dalam proyek R&D untuk mempersiapkan masa depan domain angkatan laut di Indonesia.” ungkap VP India, Asia & Pasifik Naval Group, Nicolas de La Villemarque.

Kemampuan Membangun Kapal Selam

Dalam kunjungan tim teknis Naval Group ke fasilitas produksi kapal selam PT PAL beberapa waktu lalu, diakui bahwa PT PAL Indonesia telah siap untuk melaksanakan pembangunan kapan selam.

Hal ini dapat dinilai dari kesiapan fasilitas hingga kapabilitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh PT PAL. Tekad bangsa Indonesia dalam penguasaan teknologi kapal selam ini semata-mata untuk menjadi bangsa yang mandiri, serta meminimalisir ketergantungan terhadap impor Alutsista.

“Kami bangga terlibat dalam proyek penting ini, untuk menggarap teknologi masa depan bagi armada angkatan laut. Tujuan kami adalah mengembangkan kemitraan jangka panjang dengan Indonesia untuk program kapal selam, baik dalam tahap fabrikasi produksi dan pemeliharaan. Namun juga dalam proyek riset dan pengembangan dalam teknologi kapal selam” ujar Nicolas de La Villemarque.

*photo cover: Kapal selam Scorpene INS Kalvari (S50) India. (@Indian Navy)