Pembangunan Kapal OPV 90M dan 90 Pesanan Kemhan RI

Badan Sarana Pertahanan atau Baranahan Kementerian Pertahanan menghadiri upacara keel laying atau peletakan lunas, awal dari konstruksi kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) 90M dan kapal OPV, di Lampung, 16/11/2022.

Mewakili Kabaranahan Kemhan RI, Kapus Alpalhan Baranahan Kemhan, Marsma TNI Yusran Lubis, memimpin upacara keel laying, sebagai bagian dari pengadaan antara Kemhan RI dengan PT Daya Radar Utama.

Sambutan Kabaranahan yang disampaikan Kapus Alpalhan Kemhan menjelaskan bahwa, keel laying ini merupakan salah satu bagian dari empat milestone penting dalam proses pembangunan kapal yakni: first steel cutting, keel laying, peluncuran dan penamaan kapal, yang dilanjutkan dengan penyerahan serta commissioning kapal.

Baca juga: Indonesia Bangun Sistem Rudal Pertahanan Udara

“Seiring dengan program pemerintah yang ingin mewujudkan industri pertahanan dalam negeri yang unggul dan dapat bersaing di kancah industri perkapalan internasional, saya berharap, pembangunan Kapal OPV 90 m & OPV ini dapat tepat mutu dan tepat waktu”, ujar Kabaranahan Kemhan RI, dikutip twitter Kemhan RI, 17/11/2022.

Pembangunan Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV 90 meter, masing-masing sebanyak satu unit dari perusahaan Industri Pertahanan Dalam Negeri, PT Daya Radar Utama, ditujukan Untuk menambah dan memperkuat Alutsista di jajaran TNI Angkatan Laut.

Kapal patroli lepas pantai (Offshore Patrol Vessel / OPV) adalah kapal permukaan kecil yang dirancang untuk pertahanan pantai. Kapal OPV dilengkapi dengan baik untuk menangani peran: pertahanan, keamanan maritim, kontrol perbatasan, anti-penyelundupan, kontra-terorisme, bantuan bencana dan sebagainya.

*photo: Peletakan lunas, awal konstruksi kapal Offshore Patrol Vessel (OPV)90M dan kapal OPV, pesanan Kemhan RI, Lampung,16/11/2022. (@Kemhan RI)