Alutsista Militer Qatar Semakin Canggih dengan Konter Drone FS-LIDS

Alutsista militer Qatar akan semakin canggih dan garang setelah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (A.S.) menyetujui rencana penjualan aset militer berupa Sistem Konter Drone: Fixed Site-Low, Slow, Small Unmanned Aircraft System Integrated Defeat System (FS-LIDS), beserta peralatan terkait, dengan nilai USD 1 miliar.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS mengirimkan sertifikasi untuk memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan ini pada 29/11/2022.

Pemerintah Qatar telah meminta untuk membeli alutsista berupa 10 Sistem Konter Drone (FS-LIDS) yang mencakup:

  • Dua ratus (200) pencegat Coyote Block 2,
  • Counter Unmanned Electronic Warfare System (CUAEWS);
  • Peluncur Coyote;
  • Radar Ku Band Multi-function Radio Frequency System (KuMRFS).
  • Komando dan Kontrol Pertahanan Udara Area Depan (FAAD C2);
  • Counter Sistem Peperangan Elektronik Tak Berawak (CUAEWS);

Pernjualan ini juga termasuk: Kamera EO/IR; peralatan pendukung; integrasi dan dukungan pengujian; suku cadang dan perbaikan; peralatan komunikasi; dukungan perangkat lunak; fasilitas dan penunjang konstruksi; serta pelatihan.

sistem anti drone
ilustrasi: Sistem Konter Drone Coyote 2 Raytheon(@ Raytheon)

Baca juga: PT Dahana Kembangkan Drone Kamikaze Rajata

Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Qatar untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa depan, dengan memiliki kemampuan mengalahkan Sistem Pesawat Tak Berawak, baik secara elektronik maupun kinetik, ungkap laman Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DCSA), Kementerian Pertahanan AS, 29/11/2022.

Adapun kontraktor utamanya adalah Raytheon, SRC dan Northrop Grumman.

Konter UAS/ Drone M-LIDS Coyote Block 2

Tidak ada penjelasan FS-LIDS yang akan diterima Qatar akan seperti apa.

Namun, Raytheon pada awal tahun 2022 telah melakukan uji tembak langsung dengan Coyote Block 2+ dengan radar KRFS (Ku-band Radio Frequency System) yang dipasang pada kendaraan lapis baja M-ATV 4×4, sebagai bagian dari Fixed Site dan Mobile LIDS (Mobile-Low , Slow, Small Unmanned Aerial Vehicle Integrated Defeat System) untuk counter UAS (Unmanned Aerial System).

Baca juga: Destroyer Siluman Buatan India, Cerita di Balik Pembangunannya

M-LIDS adalah solusi untuk melawan UAS/Drone, yang bersifat mobile dengan kendaraan lapis baja M-ATV yang dilengkapi dengan stasiun senjata di mana unit kontainer Coyote mampu meluncurkan counter unmanned air system (C-UAS) untuk mencegat UAV. Turret juga mencakup satu senapan XM914 30x113mm dan satu senapan mesin koaksial 7,62mm.

Tes menggunakan varian pencegat Coyote dengan radar penargetan presisi KuRFS dan radar penginderaan mobile Ku-720, untuk mendeteksi dan mengalahkan semua kawanan drone yang bervariasi dalam ukuran dan jangkauan.

Coyote Block 2 adalah rudal permukaan-ke-udara (SAM) yang diluncurkan dengan rel yang dikembangkan untuk Angkatan Darat AS melalui Defense Microelectronics Activity (DMEA). Angkatan Darat A.S. telah memilih drone Coyote untuk solusi kontra-UAS. Dilengkapi dengan pencari dan hulu ledak canggih, sistem yang mendukung Coyote bisa mengidentifikasi dan menghilangkan ancaman UAV/Drone.

*photo cover: ilustrasi, Sistem Konter Drone Coyote 2 Raytheon.(@ Raytheon)

Tinggalkan komentar