Jakarta Greater

UAV untuk Intelijen Pertempuran dan ‘Mata’ Artileri Pussenarmed

Militer Indonesia dari Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussen Armed) melakukan uji fungsi sistem dari pesawat terbang tanpa awak / Unmanned Aerial Vehicle (PTTA/ UAV) hasil kolaborasi dengan PT Nexin, di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, 29/11/2022.

Uji Fungsi pesawat terbang tanpa awak atau UAV ini untuk melihat pengembangan UAV hasil kerja sama antara Pussenarmed dengan PT Nexin. Selain itu juga untuk mendapatkan kelayakan operasional, ungkap laman facebook Pussenarmed, 29/11/2022.

 Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Disaksikan Tim Dislitbangad, Pussenarmed dan PT Nexin uji fungsi sistem Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, 29/11/2022. (@Pussenarmed)

Hal ini disampaikan oleh Komandan Pusen Armed Mayjen TNI Yudhy Chandra Jaya M.A saat meninjau uji fungsi. Dia juga ditemani oleh perwakilan dari Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad), Kolonel Cpl Agus dan Kolonel Arh Sapta Rendra.

Baca juga: Alutsista Militer Qatar Semakin Canggih dengan Konter Drone FS-LIDS

Mayjen Yudhy Chandra mengatakan inovasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pussenarmed bersama PT Nexin di bidang UAV, merupakan kegiatan rekayasa materil berdasarkan perioritas kebutuhan taktis dan teknis. Nantinya UAV / PTTA ini akan digunakan oleh satuan Armed sebagai alternatif sistem pencarian dan penemuan sasaran untuk membantu dan mempermudah peninjauan.

drone / uav
Disaksikan Tim Dislitbangad, Pussenarmed dan PT Nexin uji fungsi sistem Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, 29/11/2022. (@Pussenarmed)

Dia juga menjelaskan tugas pokok dari satuan artileri medan (Armed) adalah menyelenggarakan intelijen pertempuran, memberikan bantuan tembakan dan melaksanakan serangan artileri.

Baca juga: Sepakat, Dassault Aviation & Airbus Garap Pesawat Tempur Masa Depan

Dalam pelaksanaan operasi itu diperlukan laporan dari peninjauan lapangan untuk menemukan letak sasaran yang akan dihancurkan. Untuk itu Pesawat Terbang Tanpa Awak diperlukan dalam membantu tugas peninjau sebagai “mata” dari artileri”.

Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Disaksikan Tim Dislitbangad, Pussenarmed dan PT Nexin uji fungsi sistem Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, 29/11/2022. (@Pussenarmed)

Uji coba saat ini bersifat uji fungsi kesisteman yang apabila nanti ditemukan kekurangan dan kendala, maka kehadiran dari Dislitbangad dapat memberikan saran dan masukan yang bersifat membangun, sehingga kekurangan dalam uji fungsi dapat disempurnakan pada tahun anggaran 2023.

Direktur PT Nexin, Rizki menyatakan, perusahannya selalu siap untuk melakukan dan menampilkan yang terbaik khususnya untuk Pesawat Terbang Tanpa Awak dalam rangka pengembangan alutsista TNI.

*photo cover: Disaksikan Tim Dislitbangad, Pussenarmed dan PT Nexin uji fungsi sistem Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, 29/11/2022. (@Pussenarmed)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest

Penulis:

Rojes Saragih

Tinggalkan komentar

Follow Us