Jakarta Greater

Amunisi Tanpa Kompromi Kendaraan Tempur Infanteri Puma Jerman

Kendaraan Tempur Infanteri Puma
Kendaraan Tempur Infanteri Puma Jerman. (@Rheinmetall)

Bundeswehr (Angkatan Bersenjata) Jerman telah menandatangani perjanjian kerangka kerja dengan Rheinmetall untuk memasok lebih dari 600.000 butir amunisi kaliber menengah untuk kendaraan tempur infanteri (IFV) Puma.

Secara total, amunisi akan dibeli sekitar EUR 576 juta. Komite anggaran Parlemen Jerman menyetujui RUU untuk pengadaan komprehensif ini pada 30 November 2022. Pesanan pertama sekitar 25.000 peluru 30mm x 173 cal, DM21, ungkap laman Rheinmetall, 8/12/2022.

Amunisi ini diharapkan datang sebelum akhir tahun 2022. Pesanan amunisi meriam otomatis untuk Puma ini akan memastikan pasokan operasional yang memadai untuk Satuan Tugas Gabungan Kesiapan Sangat Tinggi NATO, VJTF. Selain itu, selongsong peluru diperlukan untuk pelatihan dan latihan infanteri mekanis Angkatan Darat Jerman.

Kendaraan Tempur Infanteri Puma Jerman
Kendaraan Tempur Infanteri Puma Jerman. (@ Dirk Vorderstraße (Hamm, Deutschland)- commons.wikimedia)

Kendaraan tempur infanteri Puma dilengkapi dengan meriam otomatis Rheinmetall MK30-2/ABM (ABM singkatan dari airburst munition).

Menggabungkan tingkat tembakan yang tinggi dengan teknologi amunisi yang canggih, MK30-2/ABM adalah sistem senjata yang sangat andal dan tanpa kompromi. Dengan radius operasi maksimum lebih dari 2.000 meter, MK30-2/ABM sangat efektif terhadap sasaran di darat, laut, dan udara.

Rheinmetall adalah pemasok utama amunisi ke Bundeswehr. Perusahaan memproduksi dua jenis utama amunisi kaliber 30mm x 173 untuk IFV Puma, yakni: KE-TF DM21 dan KE DM33.

Baca juga: Yonarmed 6/3 Kostrad Kembangkan Sistem Drone Peninjau Tembakan Artileri

Keduanya dikembangkan dan memenuhi syarat sesuai dengan standar terbaru, dan tak tertandingi di seluruh dunia dalam hal keandalan, efektivitas, kinerja penetrasi, dan presisi. Pemrograman KE-TF yang sangat andal, yang merupakan singkatan dari Kinetic Energy Time Fuse, memungkinkan kendaraan tempur infanteri Puma bisa menyerang target area tipe infanteri besar.

*photo cover: Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Puma, Jerman. (@ Rheinmetall)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest

Penulis:

Rojes Saragih

Populer

Kategori

Follow Us