Jakarta Greater

Rheinmetall Pasok Sistem Pertahanan Udara Skynex ke Pelanggan Internasional

Sistem pertahanan udara mobile Skynex.
Sistem pertahanan udara mobile Skynex. (@Rheinmetall )

Rheinmetall memasok pelanggan internasional dengan dua sistem pertahanan udara Skynex. Sistem pertahanan ini akan meningkatkan kemampuan pelanggan untuk mempertahankan diri dari ancaman udara.

Pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) militer ini bernilai sekitar Euro 182 juta ini, akan dikirimkan pada awal tahun 2024, ujar laman Rheinmetall, 9/12/2022.

Selain itu, nota kesepahaman telah ditandatangani untuk pengadaan truk HX senilai sekitar Euro 12 juta. Kendaraan ini akan dikirimkan bersamaan dengan sistem pertahanan udara Skynex.

Mengandalkan pertahanan udara berbasis meriam otomatis, Skynex sangat cocok untuk konteks pertahanan udara jarak sangat pendek di mana saat peluru kendali tidak lagi efektif.

Selain itu, penggunaan amunisi 35mm Ahead yang dapat diprogram, dikembangkan oleh Rheinmetall untuk tujuan ini, secara signifikan lebih murah daripada sistem berbasis peluru kendali yang sebanding.

Baca juga: Sepakat, Dassault Aviation & Airbus Garap Pesawat Tempur Masa Depan

Yang tak kalah pentingnya: amunisi 35mm tidak dapat dipengaruhi apalagi di-jamming oleh penanggulangan elektronik saat ditembakkan. Keberhasilan sistem antipesawat Flakpanzer Gepard self-propelled di Ukraina menggarisbawahi efektivitas pertahanan udara berbasis senjata 35mm terhadap target udara, terutama rudal jelajah dan drone, ujar Rheinmetall.

Sistem pertahanan udara Skynex yang canggih didasarkan pada konsep yang membuat pengawasan wilayah udara terpisah dari efektor.

Karena modularitas ini, dan tergantung pada misinya, aset yang diperlukan dapat dihubungkan ke jaringan perintah-dan-kontrol. Sistem ini memungkinkan integrasi peralatan radar dari berbagai produsen.

Skynex juga menawarkan kebebasan besar sehubungan dengan efektor, memungkinkan integrasi banyak senjata pertahanan udara canggih yang berbeda ke dalam sistem.

Skynex memiliki unit pelacakan sendiri. Selain sensor individu dan efektor, sistem pertahanan udara yang ada seperti keluarga Skyshield dan Skyguard dapat dibangun ke dalam arsitektur baru sebagai unit tembakan.

Di pusat komando dan keterlibatan senjata yang terletak jauh, situasi udara yang dikenali digambarkan di peta bersama dengan sensor dan efektor yang ditempatkan di lapangan, sehingga menyederhanakan alokasi target ke aset pertahanan udara yang terhubung ke sistem.

*photo cover: Sistem pertahanan udara mobile Skynex. (@Rheinmetall)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest

Penulis:

Rojes Saragih

Populer

Kategori

Follow Us