Menteri Pertahanan Turki Sambut Pencapaian Baykar untuk Kizilelma

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, bersama dengan Kepala Staf Umum Jenderal Yaşar Güler, Panglima Angkatan Darat Jenderal Musa Avsever, Komandan Angkatan Laut Laksamana Ercüment Tatlıoğlu dan Panglima Angkatan Udara Jenderal Atilla Gülan, mengunjungi Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar.

Disambut oleh Manajer Umum Teknologi Baykar Haluk Bayraktar, Menteri Akar dan Tingkat Komando TAF menerima informasi tentang kinerja pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kızılelma, serta memeriksa sistem pesawat Bayraktar Kizilelma yang sedang dikembangkan di dalam negeri Turki oleh Baykar, unkap laman Kementerian Pertahanan Turki, 31/12/2022.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar meninjau pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kızılelma, Turki, 31/12/2022.
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar meninjau pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kızılelma, Turki, 31/12/2022. (Turkey Ministry of National Defense)

Penerbangan Pedana Kizilelma

Jet tempur tanpa awak Turki, KIZILELMA, yang dikembangkan oleh Baykar, berhasil melakukan penerbangan pertamanya 14/12/2022.

Penerbangan Combat Unmanned Aircraft System (MIUS) ini lebih awal dari tanggal penerbangan pertama yang dijadwalkan oleh perusahaan, untuk terbang di tahun 2023.

Baca juga: Dassault Falcon Jets are part of Indonesia’s Rafale combat aircraft deal

“Dengan penerbangan ini, negara kita membuka pintu dunia baru dalam penerbangan. Hari ini menandai penerbangan perdana Bayraktar KIZILELMA, jet tempur tak berawak kami”, ujar Pimpinan/Kepala Teknologi Baykar, Selcuk Bayraktar, 14/12/2022.

Sebelumnya Kizilelma telah berhasil melakukan uji darat, terbang melipat roda pendaratan untuk waktu yang singkat dan mendarat kembali.

Jet Tempur Tanpa Awak Kizilelma Turki, Sukses Terbang Perdana,
Jet Tempur Tanpa Awak Kizilelma Turki, Sukses Terbang Perdana, 14/12/2022. (@Selcuk Bayraktar)

Jet tempur tanpa awak Kızılelma didisain untuk bisa melakukan pendaratan dan lepas landas di kapal induk berlandasan pendek/ Kapal Serbu Amfibi, seperti kapal TCG Anadolu. Hal ini akan merevolusi medan perang dengan kemampuan pendaratan yang baru ini.

Jet tempur tanpa awak Turki, Bayraktar Kızılelma, mulai unjuk gigi dengan melakukan uji taxi, serta meluncur di jalur pacu pesawat, pada 20/11/2022.

Kızılelma (Turki: Apel Merah) diklaim dapat melakukan pertempuran udara ke udara seperti pesawat tempur berawak, namun dengan manuver yang agresif. Dengan kemampuan ini jet Kızılelma diyakini akan memberikan efektivitas terhadap target udara dengan manuver dan amunisi udara yang dimilikinya.

Baykar mengumumkan setidaknya akan ada 3 varian Jet tempur tanpa awak Kızılelma dengan konfigurasi mesin yang berbeda. Mesin akan diproduksi oleh perusahaan patungan Turki-Ukraina, Black Sea Shield.

Jet tempur Kızılelma-A akan mampu mencapai kecepatan mendekati supersonik, ditenagai oleh mesin AI-25TLT. Kızılelma-B akan terbang dengan kecepatan supersonik, ditenagai oleh mesin tunggal Ukraina AI-322F. Dan terakhir Kızılelma-C akan menggabungkan 2 mesin AI-322F. Target ke depan Turki adalah menggunakan mesin turbofan TEI TF6000 buatan dalam negeri Turki.

Pesawat tempur tak berawak ini akan menggunakan semua amunisi yang dikembangkan secara nasional oleh Tukri, dan akan menjadi pengganda kekuatan dengan kapasitas muatan 1500 kilogram yang direncanakan. Pesawat tempur tak berawak juga akan memiliki kewaspadaan situasional yang tinggi dengan radar AESA yang akan diintegrasikan ke dalam Kizilelma.

Baykar Bayraktar Kızılelma (Apel Merah) merupakan pesawat tempur tak berawak bertenaga jet, bermesin tunggal, low-observable, yang bisa dioperasikan dari kapal induk / LHD. Pesawat ini dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Turki Baykar sebagai bagian dari Proyek MIUS/ Combatant Unmanned Aircraft System, yang akan terus dikembangkan hingga berkemampuan supersonik.

*Cover image: Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar meninjau pesawat tempur tak berawak Bayraktar Kızılelma, Turki, 31/12/2022. (Turkey Ministry of National Defense)
;

Tinggalkan komentar