Lambang Bendera Indonesia di Jet Tempur KF-21 Prototipe 3

Lembaga Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan mengabadikan suksesnya penerbangan perdana jet tempur KF-21 Baromae prototipe 003, pada 5 Januari 2023.

Rekaman video memperlihatkan aksi pesawat mulai saat taxi menuju landasan pacu, take off, hingga terbang
dan mendarat kembali.

Selama penerbangan ini jet tempur KF-21 003 dikawal oleh pesawat T-50 Golden Eagle Korea Selatan.

Pada bagian depan pesawat KF-21 tampak jelas insignia (lambang) bendera Korea Selatan dan Indonesia. Hal ini lantaran Indonesia ikut ambil bagian dalam proyek pesawat tempur generasi 4,5 KF-21.

Sementara pada bagian ekor pesawat tertulis 003, yang artinya unit ketiga dari KF-21. Di bagian ekor juga tampak gambar empat pesawat yang terbang membumbung ke langit secara bersamaan.

Jet Tempur KF-21 prototipe 003. (DAPA Korea Selatan)
Jet Tempur KF-21 prototipe 003. (DAPA Korea Selatan)

Pada tanggal 10 Januari 2023, DAPA Korea Selatan kembali merilis video lain dari penerbangan KF-21 003.

Dalam video ini ditampilkan rekaman kamera di bandara, saat pesawat  terbang, hingga penjelasan singkat dari pilot soal jet tempur KF-21.

Pada tanggal 19 Juli 2022 penerbangan pertama dari prototipe ke-1 berhasil. Pada tanggal 10 November 2022 penerbangan pertama dari prototipe ke-2 berhasil. Dan pada 5 Januari 2023, pesawat ke-3 juga berhasil melakukan uji terbang pertamanya”, ungkap DAPA Korea Selatan, 10 Januari 2023.

Video Tambahan KF-21

Kerja Sama Korea Selatan dan Indonesia

KF-21 Boramae (KF-X/IF-X) merupakan program pengembangan pesawat tempur multiperan untuk angkatan udara Korea Selatan dan Indonesia.

Pesawat KF-21 memiliki badan yang siluman meskipun tidak membawa senjata di dalam ruang internal, seperti pesawat tempur generasi kelima. Ke depan, ruang internal untuk senjata dapat muncul dalam pengembangan berikutnya.

Baca juga: Video Penerbangan Pesawat Tempur KF-21 003 Boramae

Peemerintah Korea Selatan memegang 60% saham dari program ini. Pada tahun 2010, Indonesia mengambil 20% saham. Sementara mitra swasta termasuk pabrikan Korea Aerospace Industries (KAI), memegang 20 persen sisa saham.

Program Pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae merupakan salah satu program nasional yang memiliki nilai strategis bagi bangsa Indonesia, karena bertujuan memenuhi kebutuhan pesawat tempur TNI AU untuk periode 2025 – 2040.

Cover image: Jet tempur KF-21 Prototipe 3. (DAPA Korea Selatan)

Tinggalkan komentar