Rusia Bantah Tertembaknya IL-20 Karena Kegagalan IFF

doc.Fixing Kh-25 missiles to Russian jet at Latakia, commons wikimedia

Jakartagreater.com  – Setiap negara memiliki sistem identifikasi teman atau musuh/ Identification Friend or Foe (IFF) dan Rusia tidak memasang sistem identifikasi pada persenjataan yang diekspor ke luar negeri, ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, dirilis Sputniknews.com, Kamis, 20-9-2018.

Kementerian itu mengatakan bahwa tidak ada preseden di mana ia mentransfer sistem IFF dengan kode identifikasi Rusia ke negara lain.

“Sistem IFF negara, benar-benar bersifat individual untuk setiap negara dan bahkan untuk senjata dan peralatan militer yang diekspor dari Rusia dalam kerangka kerjasama militer-teknis, itu tidak pernah dipasang. Semua ini sepenuhnya berlaku untuk sistem pertahanan udara domestik yang dikirim ke Republik Arab Suriah, “kata Konashenkov.

“Sistem IFF yang digunakan oleh Rusia hanya digunakan oleh pesawat udara dan sistem pertahanan udara yang diidentifikasi sebagai Rusia. Tidak pernah ada preseden untuk transfer sistem seperti itu, bersama dengan kode identifikasi Rusia, ke negara lain, dan pada prinsipnya tidak bisa, “kata Konashenkov.

Pangkalan udara Hmeymim Rusia telah kehilangan kontak dengan awak pesawat militer Il-20 Rusia, pada Senin malam 17-9-2018, saat serangan oleh 4 pesawat F-16 Israel pada target Suriah di Provinsi Latakia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa militer Israel sengaja menciptakan situasi berbahaya dengan menggunakan pesawat Rusia sebagai perisai terhadap sistem pertahanan udara Suriah.