Militer AS “Grounded” Seluruh Armada F-35

Jet tempur siluman F-35 Angkatan Udara AS di Pangkalan Udara Eglin, AS © US Air Forces via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Bersenjata AS telah memerintahkan untuk melandaskan atau “grounded” atas seluruh armada F-35-nya akibat insiden dari salah satu pesawat yang jatuh di South Carolina dua minggu lalu, seperti dilansir dari ABC News.

Sebagai hasil dari penyelidikan awal, sebanyak 245 unit jet tempur siluman F-35 yang digunakan oleh Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Korps Marinir AS akan dibumikan dalam jeda operasional hingga inspeksi dapat mengidentifikasi pesawat yang memiliki jenis tabung bahan bakar yang diduga sebagai penyebab crash untuk kemudian bisa diganti.

“Militer AS dan mitra internasional telah menghentikan sementara operasi penerbangan F-35 supaya perusahaan melakukan inspeksi tabung bahan bakar di dalam mesin seluruh armada pesawat F-35”, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Program Bersama yang mengawasi F-35 di Departemen Pertahanan AS. “Jika tabung bahan bakar yang bermasalah terpasang, bagian itu akan dilepas dan diganti”.

Seorang pejabat Pentagon mengatakan bahwa hanya setengah armada F-35 saat ini yang memiliki tabung bahan bakar, tetapi inspeksi tersebut akan dilakukan di seluruh armada F-35 AS.

Penangguhan sementara dari operasi penerbangan juga akan berdampak pada mitra internasional, termasuk Israel dan Inggris, yang memiliki F-35. Ada sekitar 75 unit F-35 dalam armada internasional.

Kementerian Pertahanan Israel mencuit bahwa “Angkatan Udara Israel menghentikan semua penerbangan F-35I sampai semua pesawat diuji” untuk kerusakan teknis dalam tabung bahan bakar mesinnya”.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Inggris juga mencuitkan klarifikasi bahwa itu bukan “grounded” pesawat F-35, tapi “menghentikan terbang beberapa F-35 sebagai tindakan pencegahan sementara serta mempertimbangkan temuan dari penyelidikan yang sedang berlangsung”.

Grounded seluruh armada global terjadi setelah jet tempur F-35B Marinir AS jatuh di Beaufort, Carolina Selatan, pada tanggal 28 September. Pilot Marinir AS dengan aman keluar dari pesawat dalam kecelakaan pertama F-35B yang akan menjadi jet tempur utama untuk Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Korps Marinir AS.

Pemeriksaan diperkirakan akan berlangsung satu atau dua hari, kata departemen itu.