NORINCO: “China Lebih Maju dari AS Dibidang Artileri Roket”

Jajaran artileri roket produksi NORINCO © Yang Sheng Global Times

JakartaGreater.com – Konglomerat industri pertahanan milik negara China, yakni North Industries Corporation (NORINCO) memamerkan produk-produk terbarunya termasuk howitzer swagerak (SPH) SH11 kaliber 155 mm dan artileri roket di China Airshow 2018 yang berlangsung di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China Selatan.

Dilansir dari laman Global Times, sejak hari Selasa hingga Jumat, produk-produk utama perusahaan, termasuk tank tempur utama VT-4, melakukan demonstrasi di lapangan latihan bertanah dan berpasir untuk para klien dan pengunjung pameran.

Sejak pameran terakhir pada tahun 2016, Zhuhai telah menjadi pameran pertahanan yang komprehensif yang tidak hanya menampilkan pesawat tetapi juga peralatan darat seperti tank, artileri dan juga kendaraan lapis baja.

“Howitzer swagerak SH11 yang memulai debutnya di acara tahun ini dapat menembakkan proyektil berpemandu satelit (GPS) yang menjadikan serangannya akurat pada sasaran musuh sejauh 40 kilometer”, kata Xu Bin, juru bicara NORINCO pada hari Rabu.

NORINCO juga memamerkan artileri roketnya yang dapat meluncurkan roket dan rudal taktis yang berpemandu melalui terminal.

“Roket terjauh mereka adalah dengan jangkauan 290 kilometer”, kata Xu. “Di ranah ini, kita [China] bahkan lebih maju daripada AS”, katanya.

Seorang pejabat NORINCO yang meminta namanya tak disebutkan mengatakan bahwa “NORINCO mengumpulkan data dan informasi berharga dari pertempuran nyata dengan mengekspor senjata kepada klien asing dan kemudian perusahaan akan menggunakan semua data ini untuk mempromosikan produk mereka”.

Perusahaan dapat memberikan solusi persenjataan sistematis untuk seluruh unit tempur yang diinginkan kliennya, terang Xu, dan “klien pun bisa mempersenjatai divisi lapis baja secara keseluruhan atau untuk angkatan lautnya hanya dengan membeli produk-produk buatan NORINCO”.

Sebagai contoh, misalnya, Korps Marinir Venezuela, dibantu oleh NORINCO dan “solusi persenjataan sistematis kami sangat populer di kalangan negara-negara Afrika”, kata Xu.

Pengamat militer dalam acara itu mengatakan bahwa mode penjualan semacam ini akan meningkatkan keandalan senjata China di antara klien asing, dan hubungan keamanan negara-negara ini dengan China akan tumbuh semakin kuat dan stabil.

Sharing

Tinggalkan komentar