Kombinasikan Rudal PL-15 dan PL-10, Siluman J-20 China Siap Saingi F-22

Siluman J-20 China dengan weapon bay terbuka, tampak  4 rudal PL-15 dan 2 rudal PL-10 (foto : emperornie via Wikipedia)

Menjelang penutupan Zhuhai Airshow 2018 sebulan lalu, China memamerkan dua pesawat tempur siluman J-20 yang terbang dengan kantung kompartemen rudal yang terbuka.

Tampak berjajar 4 rudal udara ke udara jarak jauh PL-15 didalam kantung kargo persenjataannya. Selain itu J-20 juga menggotong dua rudal udara ke udara jarak dekat PL-10 disisi luar badannya.

Rudal PL-15 sepanjang 5,7 meter dengan sayap mungilnya diklaim mampu merontokkan target pesawat besar seperti pesawat tanker dan AWACS . Situs berita China bahkan mengklaim rudal PL-15 mampu mengatasi pesawat tempur stealth F-22 milik AS.

Berdesain lebih pendek 10 cm dan sayap lebih kecil daripada standarnya, sepertinya rudal PL-15 ini merupakan varian khusus agar muat dalam weapon bay J-20.

Menggunakan sistem pengendus seeker active radar yang lebih canggih dan motor roket ganda, menjadikan rudal stealth PL-15 mampu mengunci pesawat musuh dengan lebih baik dan memiliki jangkauan hingga 300 km.

Sedangkan rudal jarak pendek PL-10 selain mampu merontokkan pesawat tempur, juga diklaim mampu menghadang serangan rudal musuh yang menyerang J-20.

Dilengkapi dengan sistem penjejak Multi-Element Imaging Infrared Seeker dan kemampuan anti-jamming, rudal generasi 5 ini memiliki kemampuan manuver yang sulit diduga pesawat musuh karena menggunakan roket motor dengan daya dorong vectoring

Kombinasi rudal PL-15 dan rudal PL-10 membuat pesawat tempur J-20 berani bersaing dengan pesawat tempur generasi 5 milik AS maupun Rusia. Bahkan menurut ahli militer China Song Zongping, J-20 akan “terlibat dengan pesawat tempur saingan di masa depan yang berani memprovokasi China di udara.”