Gempa Guncang Alaska, Pesawat F-22 Raptor AS Selamat

Pesawat tempur F-22 Raptor yang ditugaskan ke Skuadron Tempur ke-90 lepas landas dari Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, Alaska, 14 Agustus 2015. (US Air Force from USA – 150814-F-YH552-057 via commons.wikimedia)

Pejabat militer AS mengatakan bahwa Pangkalan Gabungan Elmendorf – Richardson, sebuah fasilitas militer yang berada di Anchorage, mengalami banyak masalah akibat gempa yang mengguncang pada minggu lalu. Kerusakan terjadi pada langit-langit, kerangka baja, alat penyiram dan sistem pemanas. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Tidak ada satu pun jembatan di pangkalan yang terkena bencana dan armada jet F-22 Raptor yang cukup besar juga tidak mengalami kerusakan.

Direktur pusat operasi darurat Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson memperkirakan kerusakan yang jauh lebih buruk, mengingat kekuatan gempa yang begitu besar.

“Saya pikir pasti kami mengalami kerusakan signifikan dan itu akan menjadi bencana kehilangan beberapa fasilitas. Dan sampai saat ini, kami belum menemukan sesuatu yang besarnya seperti yang pernah saya duga,” kata Leck seperti dikutip oleh AP.

Para pejabat militer mengungkapkan bahwa hanya satu dari 3.200 unit rumah di pangkalan yang terlantar akibat gempa, dan tidak satu pun dari tujuh jembatan di pangkalan itu rusak.

Para pejabat juga mencatat bahwa tim evaluasi lapangan terbang saat ini sedang dalam perjalanan ke Alaska dari Tyndall Air Force Base di Florida untuk melakukan penilaian bawah permukaan di instalasi. Juru bicara pangkalan Erin Eaton menunjukkan bahwa tidak satupun jet tempur F-22 Raptor yang ditempatkan di fasilitas tersebut mengalami kerusakan.

Gempa berkekuatan 7,0 mengguncang Alaska pada Jumat, 30 November, hampir sembilan mil di utara Anchorage, Alaska.

Gempa merusak struktur di atas area zona dampak gempa bumi yang luas, membuat jalan menjadi retak, meskipun tidak ada kematian atau luka serius yang dilaporkan.

Sumber: Sputnik News