Terbang Rendah, Pesawat Israel Tertangkap Radar S-300?

Sistem rudal S-300 Rusia dalam status “siaga” © Russian MoD

JakartaGreater.com – Setelah strategi serangan Angkatan Udara Israel dari ketinggian ultra rendah terungkap, kini saatnya pesawat-pesawat tempur Israel tersebut berada di ambang pemusnahan, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Jet tempur Israel memulai penerbangan dengan menuju ke ibukota Lebanon dan melayang melintasi perbatasan Beqa’a-Damaskus. Sumber itu mengatakan bahwa wilayah tersebut sepenuhnya berada di dalam pengawasan oleh skuad pertahanan udara Suriah, yang saat ini sedang dalam masa pelatihan mengoperasikan sistem S-300.

Secara khusus, dijelaskan bahwa situs ini dikerahkan radar 96L6E yang mempu mengawasi penerbangan rendah dan ultra rendah. Dan terbukti bahwa dari pengamatan radar tersebut jet-jet tempur Israel dapat ditemukan meskipun mereka terbang sangat rendah.

Menurut ahli militer Rusia Vasily Kashin, keunggulan luar biasa 96L6E adalah kemampuan deteksinya pada obyek yang terbang rendah dan sangat rendah ini merupakan fitur penting dalam mendeteksi rudal balistik taktis. Dalam mode low-detection, kecepatan target dibatasi antara 30 – 1.200 m/s.

Selain itu, 96L6E memiliki mode pencarian ketinggian rendah dengan cakupan 360 derajat dalam 6 detik, azimut dari -3 hingga 1,50. Dalam mode ini, kecepatan target dibatasi hingga 50 – 2.800 m/s. Radar 96L6E ini mampu mendeteksi hingga 100 target dengan jangkauan maksimum 300 km.

Seluruh antena dan ruang kontrol dipasang pada chassis truk MZKT-7930. Waktu untuk pengerahan hingga siap tempur hanya dalam 5 menit, ini merupakan persyaratan penting dalam taktik “shoot and run” untuk menghindari serangan balik lawan.

Dengan kemampuan radar 96L6E, itu menjadi alat yang efektif untuk deteksi dini ancaman dari rudal jelajah, rudal balistik taktis dan bahkan pertempuran diketinggian rendah.

Serangan rudal jelajah darat umumnya terbang di ketinggian rendah sehingga kehadiran radar low-altitude seperti 96L6E adalah penting. Selain tangkapannya yang rendah, radar 96L6E menangkap dengan baik target berkecepatan tinggi seperti rudal balistik taktis.

Dengan radar 96L6E dan rudal ultra-rendah, S-300 Suriah, mampu menangani beberapa target dan melumpuhkan rudal jelajah termasuk menetralisir taktik terbang rendah yang sering dilakukan Angkatan Udara Israel.