Hacker Anonymous Buka Rencana Inggris Terkait Krimea

Ilustrasi grup hacker Anonymous yang identik menggunakan topeng Guy Fawkes © JakartaGreater

JakartaGreater.com – Pada hari Jumat, grup hacker Anonymous membocorkan dokumen baru yang terkait dengan kegiatan Integrity Initiative, sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris yang mengklaim akan memerangi “propaganda dan disinformasi”, tetapi terutama berfokus kepada Rusia, seperti dilansir dari laman Cyber Guerilla.

Menurut dokumen yang diterbitkan oleh para hacktivis yang dikenal sebagai Anonymous, perusahaan Inisiatif Integratif telah didanai oleh Institute for Statecraft, yang direkturnya adalah Christopher Donnelly, seorang penasihat khusus untuk Komite Pertahanan House of Commons, Kerajaan Inggris.

Sepotong data yang bocor dari 2014 menunjukkan bahwa Donnelly memberikan sejumlah saran kepada pihak berwenang Inggris hanya beberapa hari sebelum “reunifikasi” Crimea dengan Rusia yang termasuk memasang ranjau di pelabuhan Sevastopol.

“Siapkan garis pembatas – cordon sanitaire – melintasi Tanah Suci Krimea dan di pesisir Utara Krimea dengan pasukan hingga ranjau. Pasang ranjau di teluk/pelabuhan Sevastopol akan dapat dilakukan dengan mudah menggunakan feri pengangkut mobil jika mereka tidak memiliki minelayers. Tak perlu banyak ranjau agar efektif. Mereka bisa dengan mudah membeli sejumlah ranjau”, katanya, menurut dokumen yang diekspos kelompok hacker itu.

Kutipan dokumen yang dirilis oleh grup hacker Anonymous