Pesawat Militer India Sukses Uji “Bio-Avtur”

Pesawat angkut militer An-32 Angkatan Udara India (IAF) © Kemhan India via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pada tanggal 17 Desember 2018, Angkatan Udara India berhasil untuk melakukan pengujian penerbangan militer pertama India yang menggunakan bahan bakar campuran bio-avtur di pesawat angkut An-32, seperti dilansir dari laman Financial Express.

Proyek ini merupakan upaya gabungan dari IAF, DRDO, Direktorat Jenderal Aeronautical Quality Assurance (DGAQA) dan CSIR dari Indian Institute of Petroleum yang dilaksanakan oleh Experimental Test Pilots and Test Engineer (ASTE).

“Bahan bakar ini dibuat dari minyak jarak yang diproduksi oleh Chattisgarh Biodiesel Development Authority (CBDA) & kemudian diproses di CSIR-IIP, Dehradun. IAF berniat untuk terbang pesawat An-32 menggunakan bahan bakar bio-jet pada 26 Januari 2019, saat flypass hari kemerdekaan”, cuit IAF pada akun Twitter-nya.

Pada tanggal 27 Juli 2018, Marsekal BS Dhanoa, Kepala Staf Angkatan Udara India telah mengumumkan rencana IAF untuk mempromosikan bahan bakar bio-avtur. Dan IAF berniat untuk menerbangkan pesawat angkut An-32 dengan 10% bahan bakar bio-jet dalam flypass 26 Januari 2019.

Menurut laporan, IAF telah menghabiskan sekitar 40.000 crore rupee atau $ 5,6 miliar lebih dalam proyek Aviation Turbine Fuel (ATF – Avtur) dimana bio-avtur kemungkinan mampu menurunkan biaya impor sekitar 10-15 persen.

Bio-Avtur hanya akan diproduksi dari minyak yang tak dapat dimakan (non-edible oil) yang tumbuh dengan baik di lahan kering di negara-bagian seperti Gujarat, Punjab, Haryana, Chattisgarh, Uttarakhand dan Telangana.