Spesifikasi F-16 Block 70 (Super Viper) Yang Jadi Pilihan Bulgaria


F-16 Block 60 (foto : Wikipedia)

Kementerian Pertahanan Bulgaria merekomendasikan melakukan pembelian pesawat tempur F-16 Block 70. Bulgaria berencana untuk menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar untuk pembelian mendesak 8 pesawat tempur dengan opsi tambahan 8 unit lainnya di masa depan.

Pembelian pesawat tempur multirole baru, seperti F-16 Block 70 dari AS, yang dilengkapi dengan radar dan persenjataan terbaru, secara signifikan akan meningkatkan kemampuan tempur Angkatan Udara Bulgaria.

Keputusan untuk memilih F-16 Bloc 70 ini mengejutkan beberapa ahli, karena baru-baru ini ada dua kendala yang dapat menurunkan peringkat F-16 dalam proses pembelian ini.

Masalah Pertama, pada bulan Desember wakil dari Lockheed Martin mengakui bahwa pihaknya tidak akan dapat mengirimkan pesawat tempur pertama dalam waktu 2 tahun setelah penandatanganan kontrak, seperti yang diharapkan oleh pihak Bulgaria. Ini penting karena kebutuhan mendesak Bulgaria untuk melindungi wilayah udaranya sendiri, karena MiG-29 yang dimiliki sudah tidak dapat beroperasi.

Masalah kedua mungkin adalah harga, yang dalam kasus F-16 Block 70 melebihi harga US$ 1 miliar dolar.

Kedua masalah kemungkinan dapat diselesaikan, baik di pihak Amerika dan Bulgaria, seperti yang ditunjukkan oleh keputusan Komite Evaluasi.

Direktur Pengembangan Kontrak Internasional Lockheed Martin F-16, James Robinson memberitahu wartawan bahwa Komite Evaluasi, bersama dengan pemerintah AS, bekerja baik untuk mempersingkat waktu pengiriman dan pengurangan biaya. Negosiasi antar pemerintah AS pada pesawat tempur ini, yang diketahui hanya tersedia di bawah program Penjualan Militer Asing (FMS: Foreign Military Sales) sebenarnya dapat menyebabkan beberapa perubahan harga.

Pembelian pesawat tempur modern oleh Bulgaria karena keinginannya untuk secara mandiri melindungi wilayah udara dan termasuk dalam jangka panjang untuk kemampuan melindungi pertahanan darat dan laut. Ini juga merupakan alasan utama untuk penolakan oleh Komisi Kementerian Pertahanan Bulgaria dari tawaran pesawat tempur JAS-39 Gripen, karena hanya memasukkan pesawat tempur dalam konfigurasi buru sergap. Meski ada fakta bahwa Saab Gripen sudah dipilih dua tahun lalu dalam tender untuk pengganti MiG-29, yang dibatalkan karena alasan politik.

Bulgaria adalah negara NATO berikutnya di mana Slowakia juga memutuskan membeli pesawat tempur generasi terbaru F-16 Block 70/72. Polandia 15 tahun yang lalu mengakuisisi fighter F-16 Block 52+ dan Romania juga membeli fighter F-16 Block 20 refurbished dari Portugal.

F-16 Block 70 (Super Viper) yang dipilih oleh Bulgaria adalah versi terbaru yang mengambil basis dari F-16IN, dikembangkan untuk India dan memiliki kelebihan tersebdiri, seperti perangkat sensor inframerah IRST. F-16 Block 70 SV menggunakan banyak peralatan yang digunakan dalam pesawat tempur stealth F-35, terutama di bidang avionik dan sistem tempur. Diantaranya adalah radar buatan Northrop Grumman AN / APG-83 SABER (Scalable Agile Beam Radar) yang mengambil basis dari radar AN / APG-81 yang digunakan dalam F-35,

F-16 SV juga menggunakan Helmet Mounted Cueing System, yang memungkinkan penggunaan persenjataan generasi terbaru, termasuk rudal udara ke udara AIM-120C7 dan AIM-9X, bom berpandu Paveway IV dan bom smart JDAM. Mesin F-16 SV menggunakan generasi baru F110 atau Pratt & Whitney F100.

Defence24

Sharing

Tinggalkan komentar