China Siap Ekspor Rudal Anti-Kapal Ultracepat

Sistem rudal balistik anti-kapal supersonik CM-401 buatan China © Bharat-Rakshak

JakartaGreater.com – China mempromosikan rudal balistik anti-kapal ultracepat, yang bisa dikatakan sebagai yang pertama dari jenisnya di pasar internasional, kepada pembeli yang mencari pencegah yang dapat diandalkan dan terjangkau terhadap ancaman dilaut seperti dilansir dari laman China Daily.

China Aerospace Science and Industry Corp, CASIC, produsen rudal terbesar di negara itu, telah membawa rudal balistik anti-kapal supersonik CM-401 ke pasar ekspor, mengatakan bahwa rudal mampu membuat serangan yang cepat dan presisi terhadap kapal berukuran sedang atau besar, atau terhadap target darat.

Dikatakan senjata itu menggunakan lintasan dekat-ruang angkasa, yang berarti ia terbang antara 20 dan 100 kilometer di atas permukaan bumi, dan bahwa itu bermanuver dengan kecepatan hipersonik sepanjang jalur penerbangannya.

Rudal akan meluncur naik ke ketinggian tertentu sampai targetnya diperoleh. Kemudian ia akan memasuki terminal penyelaman ultracepat menuju target, menurut CASIC.

Sistem rudal balistik anti-kapal supersonik CM-401 buatan China © Bharat-Rakshak

Perusahaan mengatakan CM-401 menampilkan kekuatan destruktif yang kuat, dilengkapi kemampuan penetrasi yang baik dan kombinasi lintasan. Ditambahkan bahwa rudal dapat dipasang pada berbagai platform, seperti kapal perang atau kendaraan peluncuran darat.

Menurut CASIC, rudal anti-kapal terbang dengan kecepatan rata-rata 4.1 mach disebagian besar penerbangannya dan mencapai kecepatan maksimum lebih dari 6 mach saat mulai mendekati target. Itu dapat membawa hulu ledak 290 kg dan memiliki jangkauan serangan maksimum 290 km dan tingkat akurasi 90 persen.

Konglomerat pertahanan pelat merah tersebut mempublikasikan sistem rudal di Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional China yang ke-12 yang diadakan baru-baru ini di Zhuhai, provinsi Guangdong.

Sementara itu, China Academy of Launch Vehicle Technology, pembuat roket utama negara itu, baru-baru ini menawarkan rudal balistik anti-kapal M20B ke pasar internasional.

Rudal balistik anti-kapal mobile M20B juga memiliki kecepatan supersonik serta lintasan yang dapat bermanuver. Dilengkapi hulu ledak 480 kg, rudal dapat mengenai kapal yang berjarak 120 km hingga 280 km. Sangat cocok untuk serangan presisi dan cepat terhadap fregat dan kapal perusak, kata produsen roket itu.

Rudal jelajah yang diluncurkan dari kapal selam, CM-708UNB Sea Eagle buatan China © Defence Blog

Sebelum CM-401 dan M20B, semua rudal anti-kapal yang tersedia di pasar internasional adalah model sea skimming seperti C-802 dan CM-302 buatan China termasuk Harpoon buatan Amerika Serikat.

China adalah satu-satunya negara yang saat ini mengirim rudal balistik anti-kapal. DF-21D dan DF-26-nya disebut sebagai “kartu truf” dalam pertempuran laut oleh militer China, tetapi tak diizinkan untuk diekspor karena jangkauan serangan dikatakan lebih dari 1.000 km, jauh melebihi batasan ekspor rudal yang ditetapkan oleh pemerintah China.

Wu Peixin, pengamat industri pertahanan asal Beijing, mengatakan bahwa rudal balistik anti-kapal ultracepat seperti CM-401 ini berpotensi menjadi pengubah permainan dalam operasi angkatan laut modern karena sangat sulit bagi radar pertahanan udara yang ada dan senjata di kapal untuk mencegat misil seperti itu karena lintasan unik dan kecepatan hipersonik mereka. Oleh karena itu penggunanya akan dapat secara efektif melibas kapal musuh, terutama kapal induk, mendekati pantai mereka, kata Wu.