Peralatan Militer AS Masih Digunakan di Suriah Utara

Pangkalan udara Al-Tanf militer Amerika di Suriah © Rodi Said via Reuters

Media regional Arab dan Kurdi melaporkan pada hari Sabtu bahwa Amerika Serikat belum menarik pasukan atau peralatan dari Suriah Utara. Washington bahkan telah mengirim lebih banyak konvoi militer ke wilayah tersebut.

Situs berita Xeber 24 berbahasa Arab yang berafiliasi dengan Kurdi melaporkan pada hari Sabtu bahwa konvoi militer besar, yang terdiri dari 120 truk yang membawa senjata dan peralatan militer telah tiba di pangkalan al-Shadadi di provinsi Hasaka.

Kantor berita itu menambahkan bahwa meskipun Presiden AS Donald Trump mengklaim telah menarik pasukan dari Suriah, pasukan militer Amerika masih berada di pangkalan mereka dan tidak ada tentara yang meninggalkan wilayah itu.

Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di London melaporkan bahwa penarikan kendaraan militer berat AS dari Eufrat Timur ke Irak belum dipantau secara resmi.

SOHR melaporkan bahwa media Turki melaporkan bahwa AS telah menarik pasukannya dari pangkalan di perbatasan Suriah-Irak-Turki terkait dengan lalu lintas pasukan AS antara Suriah dan Irak.

SOHR juga melaporkan pada hari Minggu bahwa konvoi sekitar 200 truk tentara AS yang membawa senjata, amunisi dan peralatan logistik, meninggalkan pangkalan AS di Irak pada hari Sabtu dan tiba di pangkalan koalisi di Raqqa, Manbij dan Ein Issa di Suriah Timur Laut.

Sementara itu, milisi Kurdi melaporkan bahwa truk-truk tiba di kota Amouda dan kemudian pergi ke pangkalan yang dikelola AS di Northeastern Syria, menambahkan bahwa senjata dan muatan amunisi akan dikirim ke SDF.

Konvoi tiba setelah militer AS memutuskan untuk menarik diri dari Suriah tetapi meninggalkan SDF bersenjata di wilayah tersebut.

Sumber: Fars News

Sharing

Tinggalkan komentar