AS Gunakan Cetak 3 Dimensi untuk Perbaiki F-22 Raptor


F-22 Raptor (foto:Common Wikipedia)

Angkatan Udara A.S saat ini telah mengembangkan sistem cetak 3D untuk mencetak komponen-komponen pesawat tempur stealth F-22 Raptor.

Baru dioperasikan pada bulan Desember tahun lalu, sistem cetak 3Dimensi untuk komponen sekunder (bukan komponen vital) ini sanggup membantu tugas teknisi Angkatan Udara mempercepat penggantian bagian yang rusak pada pesawat.

Diproduksi oleh Lockheed Martin dan Boeing, F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman segala cuaca yang memperkuat Angkatan Udara A.S.

F-22 Raptor melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1997 dan dihentikan produksinya tahun 2011 karena berbagai alasan, meskipun F-22 masih dioperasional hingga kini.

Diproduksi dalam jumlah terbatas dan sudah tidak diproduksi lagi unitnya mengakibatkan minimnya persediaan suku cadang sehingga menyulitkan pemeliharaan dan perbaikan kerusakan pada F-22 Raptor.

Apalagi untuk memperbaiki atau mengganti komponen bagian dalam F-22, dan pencetakan 3D telah memberikan solusi yang tepat untuk membuat komponen-komponen suku cadang sesuai permintaan.

Robert Lewin, direktur AMXS ke-57 menyatakan “Salah satu kesulitan pada F-22 dengan ukuran armada yang kecil, adalah ketersediaan suku cadang tambahan untuk mendukung pesawat.”


Perbaikan F-22 di Hill Air Force Base, Utah (Foto: U.S. Air Force | R. Nial Bradshaw)

Pencetakan 3D memungkinkan tim teknisi untuk mencetak braket pengganti sesuai permintaan dan sekali saja, sehingga menghemat waktu dan uang yang besar.

Dan yang terpenting , cetak 3D mampu memproduksi dan memasang sparepart dengan cepat sehingga mempercepat perbaikan pesawat yang rusak. Bahkan, komponen yang dipesan dan dikirim ke depot Angkatan Udara bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari.


Sparepart yang dicetak dengan titanium 3D (Photo: U.S. Air Force | R. Nial Bradshaw)

Cetakan untuk braket suku cadang terbuat dari bubuk titanium tahan korosi, menggantikan braket di unit panel t kokpit pesawat yang terbuat dari aluminium yang rawan korosi. Bagian F-22 khusus ini dilaporkan sudah 80% mengalami penggantian selama pemeliharaan.

Setelah dicetak, komponen cetakan 3D akan terus dimonitor dan diperiksa oleh tim pemeliharaan. Jika semuanya berjalan dengan baik, sparepart tersebut akan divalidasi dan selanjutnya dapat dipasang pada semua pesawat tempur Raptor F-22 selama pemeliharaan.

3DdiprintingMedia

Sharing

Tinggalkan komentar