Home » Militer Indonesia » Kementerian Pertahanan Rusia Pamerkan 9M729 untuk Peluncur Iskander-M

Kementerian Pertahanan Rusia Pamerkan 9M729 untuk Peluncur Iskander-M

Para pejabat Kementerian Pertahanan Rusia memamerkan rudal 9M729 Rusia yang baru di taman Patriot militer di luar Moskow pada 23 Januari 2019. (AFP Photo via Daily Sabah)

Kementerian Pertahanan Rusia memberikan demonstrasi kepada atase militer asing serta media Rusia dan asing tentang sistem Iskander-M yang dipersenjatai dengan empat rudal 9M729 dan transportasi rudal dan wadah peluncuran di sebuah briefing yang diadakan di taman tema Patriot.

“Sebuah konfigurasi khusus dari peluncur self-propelled dikembangkan untuk rudal 9M729. Ini mengakomodasi empat rudal 9M729, sementara peluncur sebelumnya membawa dua rudal 9M728,” komandan Rudal dan Artileri Rusia, Letnan Jenderal Mikhail Matveyevsky mengatakan kepada sebuah berita pengarahan sebelumnya.

Dia menjelaskan bahwa rudal 9M729 lebih panjang 530 mm dari pendahulunya, yang membutuhkan peningkatan peluncur Iskander-M.

Sebuah sumber yang dekat dengan acara itu mengatakan kepada TASS bahwa perwakilan Amerika Serikat tidak menghadiri briefing bersama Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Rusia, yang didedikasikan untuk rudal 9M729.

“Tidak ada orang Amerika di briefing,” kata sumber itu menanggapi pertanyaan.

Rudal jelajah 9M729 merupakan konfigurasi yang lebih baru dari rudal jelajah 9M728, yang merupakan bagian dari sistem Iskander-M. Ini dikembangkan oleh biro desain Novator di Yekaterinburg. Rudal 9M729 memiliki hulu ledak hasil yang lebih tinggi dan sistem kontrol baru untuk akurasi yang lebih besar. Sebagian besar dan komponen rudal 9M728 dan 9M729 identik.

Amerika Serikat mengklaim bahwa jangkauan rudal 9M729 melebihi batasan 500 kilometer yang ditetapkan berdasarkan Perjanjian INF. Ia menuntut Rusia untuk melenyapkan rudal-rudal ini. Washington memperingatkan bahwa jika tidak, maka akan keluar dari perjanjian.

Sumber: TASS