Rusia Bahas S-400 dengan Qatar dan Arab Saudi

Sistem rudal S-400 Triumf militer Rusia © Alexei Pavilahak via TASS

JakartaGreater.com – Rusia sedang mengadakan pembicaraan dengan Qatar dan Arab Saudi mengenai penjualan sistem pertahanan rudal jarak jauh S-400, menurut Layanan Federal untuk Kerjasama Militer-Teknis (FSVTS) pada hari Selasa, seperti dilansir dari laman Daily Sabah.

Moskow dan Riyadh sekarang ini sedang merundingkan persyaratan yang dapat diterima bersama untuk kontrak pasokan S-400 mulai berlaku, menurut kantor pers FSVTS kepada kantor berita TASS, menambahkan bahwa kesepakatan itu ditandatangani pada Mei 2017.

Layanan federal juga menekankan bahwa tidak perlu takut kemungkinan bocornya data penting tentang S-400 dari sekutu lama AS yakni Arab Saudi, karena kewajiban para pihak dalam hal ini dengan jelas diatur dalam kontrak.

Sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf buatan Rusia © Kemenhan Rusia

Sementara itu, Rusia juga sedang mendiskusikan penjualan sistem S-400 dengan Qatar sebagai pembeli potensial sistem pertahanan udara mutakhir Rusia. Utusan Rusia untuk Doha mengungkapkan pada Juli 2018 bahwa kedua negara sedang dalam pembicaraan mengenai S-400.

Menurut laporan CNBC yang diterbitkan pada bulan November 2018, 13 negara, termasuk Aljazair, Mesir, Irak, Maroko, Qatar, Arab Saudi dan Vietnam, telah menyatakan minatnya untuk membeli sistem rudal pertahanan udara S-400 buatan Rusia.

Sistem S-400 diperkenalkan pada tahun 2007, adalah generasi terbaru sistem rudal Rusia, dan sejauh ini Rusia baru menjualnya kepada China, India dan Turki.

Sharing

Tinggalkan komentar