Home » Alutsita Canggih » MiG-21 Ditembak Jatuh – Isyarat India Seharusnya Percepat Akuisisi Fighter US$ 15 Miliar

MiG-21 Ditembak Jatuh – Isyarat India Seharusnya Percepat Akuisisi Fighter US$ 15 Miliar

Jet tempur MiG-21 Bison Angkatan Udara India (IAF) © Indian Air Force

JakartaGreater.com – Jatuhnya pesawat tempur MiG-21 dan tertangkapnya seorang pilot MiG-21 India oleh Pakistan awal pekan ini membuat kontes pengadaan pesawat tempur mutakhir India untuk menggantikan armada yang tua seperti MiG-21 semakin mendesak dan memanas.

Lockheed Martin dengan F-21, Boeing dengan Super Hornet, Saab dengan Gripen, Dassault Aviation dengan Typhoon dan United Aircraft Corp Rusia dengan MiG-35, semuanya bersaing untuk kontrak tempur, yang bisa bernilai US$ 15 miliar.

Dengan jatuhnya MiG-21 dan tertangkapnya pilot India, seharusnya bisa melecut India untuk mempercepat rencana kontrak US$ 15 miliar.

“Jika itu benar, maka sesuatu perlu diubah kecuali (India) menikmati kehilangan pilot,” kata konsultan Group aerospace Teal – Richard Aboulafia tentang insiden itu. “Jika itu adalah MiG, maka mereka menugaskannya ke misi yang sangat sensitif dan sangat penting, dengan pesawat era Perang Vietnam yang tidak memiliki kemampuan dan kelayakan untuk menjaga garis batas udara”, dirilis situs investors.com, 1/3/2019.

Hilangnya MiG-21 terjadi ketika India ingin mengganti armada pesawat tempur yang ada, yang sebagian besar adalah pesawat era Soviet yang mendekati akhir masa operasionalnya.

Tetapi proses kontrak pengadaan menjadi rumit karena India dikenal dengan birokrasi yang berlebihan dalam pengadaan peralatan militer.

Aboulafia mengatakan jika kehilangan MiG-21 oleh Pakistan tidak menjadi perhatian penting untuk mempercepat pengadaan (pesawat tempur baru) maka, “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi”.

Kontes tempur India telah menarik minat kuat dari produsen jet tempur top dunia. Lockheed Martin menawarkan F-21, yang oleh perusahaan disebut pesawat tempur baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan India. Tetapi media Aviationist mencatat F-21 “tampaknya merupakan F-16 Block 70 yang disempurnakan.”

Lockheed menawarkan F-21, yang oleh perusahaan disebut pesawat tempur baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan India. (Lockheed Martin)
Awalnya, Lockheed telah menawarkan F-16 tetapi New Delhi dilaporkan khawatir dengan F-16, yang tidak cukup canggih.

F-16 yang digunakan Pakistan untuk menembak jatuh MiG-21 sebenarnya merupakan pesawat tempur lawas, Aboulafia mengatakan F-16 tersebut dibeli era pemerintahan Reagan.