Usai KTT Hanoi, Korea Utara Pulihkan Situs Rudal Jarak Jauh?

Korea Utara merilis foto-foto Hwasong-15 ICBM yang menunjukkan bahwa rudal ini jauh lebih besar dari pendahulunya. (KCNA via Reuters / Fox News)

Korea Utara telah memulihkan bagian dari situs peluncuran rudal yang mulai dibongkar sebagai bagian dari janji selama pertemuan puncak pertama dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kantor Berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip para politisi yang diberi pengarahan oleh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) yang mengatakan bahwa pekerjaan itu berlangsung di tempat peluncuran Tongchang-ri dan melibatkan penggantian atap dan pintu di fasilitas itu.

Gambar satelit yang dilihat oleh 38 Utara, sebuah proyek Korea Utara yang berbasis di Washington, menunjukkan bahwa struktur pada landasan peluncuran telah dibangun kembali antara 16 Februari dan 2 Maret, Jenny Town, redaktur pelaksana proyek dan analis di think tank Stimson Center, kepada Reuters.

Berita itu muncul beberapa hari setelah pertemuan puncak kedua tentang denuklirisasi antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meruntuhkan perbedaan tentang seberapa jauh Pyongyang bersedia membatasi program nuklirnya dan tingkat kesediaan AS untuk mengurangi sanksi.

Trump mengatakan pada konferensi pers setelah KTT pertama dengan Kim pada 12 Juni di Singapura bahwa pemimpin Korea Utara telah berjanji bahwa situs pengujian mesin rudal utama akan segera dihancurkan.

Trump tidak mengidentifikasi situs itu, tetapi seorang pejabat AS kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa itu adalah Peluncuran Satelit Sohae, yang berlokasi di Tongchang-ri.

Sebuah sumber Pemerintah AS mengatakan NIS dianggap dapat diandalkan dalam masalah-masalah seperti itu, tetapi menambahkan bahwa pekerjaan yang dijelaskan tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan, dan tentu saja tidak pada skala uji coba rudal yang telah ditangguhkan sejak 2017.

Kim juga berjanji pada pertemuan puncak dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada September untuk menutup Sohae dan memungkinkan para pakar internasional untuk mengamati pembongkaran situs pengujian mesin rudal dan landasan peluncuran.

Foto: Hasil citra satelit menggambarkan stand uji engine vertikal pada 2 Maret 2019 memperlihatkan stand sebagian dibangun kembali. (Courtesy: Digital Globe via abc.net.au)

Tanda-tanda bahwa Korea Utara mulai bertindak atas janjinya kepada Trump terdeteksi pada Juli, ketika sebuah think tank Washington mengatakan gambar satelit mengindikasikan pekerjaan telah dimulai di Sohae untuk membongkar sebuah bangunan yang digunakan untuk merakit kendaraan peluncuran ruang angkasa dan tempat uji mesin roket terdekat yang digunakan untuk mengembangkan mesin berbahan bakar cair untuk rudal balistik dan kendaraan peluncuran ruang angkasa.

Namun, gambar-gambar berikutnya mengindikasikan Korea Utara telah menghentikan pekerjaan membongkar tempat uji coba mesin rudal pada awal Agustus.

Kegagalan KTT di Hanoi pada pekan lalu telah menimbulkan pertanyaan tentang masa depan dialog AS-Korea Utara.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pada hari Senin bahwa ia berharap akan mengirim delegasi ke Korea Utara dalam beberapa minggu mendatang, tetapi ia belum “memiliki komitmen.”

Sumber: abc.net.au

Sharing

Tinggalkan komentar