Belarusia Akan Mengdopsi Rudal Terbaru untuk MLRS Polonez

Sistem Peluncur Roket Multilaras (MLRS) Polonez dalam Parade Hari Kemerdekaan Belarusia © Kemhan Rusia via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan bersenjata Belarusia akan mengadopsi rudal jarak-jauh terbaru untuk sistem peluncuran roket multilaras (MRLS) V-300 Polonez-M, kata sumber dari industri pertahanan Belarusia seperti dilansir dari laman IHS Jane.

“Pengembangan rudal jarak jauh untuk sistem V-300 Polonez-M yang ditingkatkan hampir selesai, dan militer pun berencana untuk mengadopsi rudal dengan MRLS yang diperbarui pada akhir tahun ini”, kata sumber itu.

Dibandingkan dengan lini V-200 Polonez, sistem V-300 Polonez-M yang modern memiliki peningkatan jangkauan hingga 300 km dan proporsi yang lebih besar dalam hal komponen buatan Belarusia.

Rudal yang ditingkatkan akan menerima unit panduan inersia GPS/GLONASS/kombinasi NB1600 yang dikembangkan oleh perusahaan Precision Electro-Mechanics Plant (ZTEM) yang berbasis di Minsk.

New tactical missile for Polonez multiple-launch rocket system. Photo by Alexander Dy

Belarusia Kembangkan Rudal Baru

Sebelumnya, Belarusia memperkenalkan varian baru rudal taktis untuk sistem peluncur roket multilaras (MLRS) Polonez pada ajang pameran MILEX 2017. Pabrik Militer dan Elektromekanik Presisi (Zavoda Tochnoy Elektromekhaniki) yang berada di Dzerzhinsk sedang mengerjakan sebuah roket taktis baru yang mampu menjangkau sasaran sejauh 280 kilometer.

Menurut sumber resmi, roket baru tersebut memiliki jangkauan 280 km, hulu ledak 480 kg dibandingkan dengan roket 300 mm sebelumnya yang hanya berisi 150 kg.

Polonez adalah sistem peluncur roket multi-laras (MLRS) baru buatan Belarusia. Sistem ini dikembangkan untuk menggantikan MLRS 220 mm buatan Soviet yaitu BM-Uragan dan BM-Smerch. Kemungkinan besar pengembangan V-300 Polonez-M tersebut dibantu oleh China.