Angkatan Udara Belanda Akan Diperkuat Empat Drone Reaper MQ-9

Pesawat terbang tanpa awak (PTTA) MQ-9 Reaper © US Air Force via Wikimedia Commons

Majalah penerbangan Belanda, Scramble, melaporkan bahwa Angkatan Udara Kerajaan Belanda akan menerima empat drone MQ-9 Reaper berdasarkan kontrak dengan General Atomics Aeronautical Systems, yang disetujui oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada 21 Maret.

Dilaporkan bahwa Belanda telah merencanakan untuk membeli drone sejak tahun 2003, tetapi karena berbagai alasan, pelaksanaan rencana ini telah ditunda beberapa kali.

Menurut majalah tersebut, General Atomics Aeronautical Systems Inc. dianugerahi kontrak $ 123 juta untuk empat UQ Blok 5 Reaper MQ-9 untuk Koninklijke Luchtmacht (Angkatan Udara Kerajaan Belanda).

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyetujui pengiriman UAV pada tahun 2015. Selain empat UQ Reaper MQ-9, permintaan tersebut juga mencakup pengiriman stasiun kontrol tanah bergerak, sistem penunjukan target multispektral, terminal sistem komunikasi satelit, dan peralatan lainnya. Pada saat itu, nilai pesanan sekitar $ 340 juta.

MQ-9 Reaper merupakan pesawat tanpa awak yang diujicobakan dengan senjata, multi-misi, ketinggian sedang, dan tahan lama.
 
Sumber: Sputnik News

Sharing

Tinggalkan komentar