Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia !

Grafik by: Citox
Grafik by: Citox

Tak terasa telah tiga tahun lebih JakartaGreater.com berdiri yang kita lalui dengan suka dan duka. Saya sendiri tidak ingat kapan persisnya JakartaGreater pertama kali launching. Kecintaan dan kepedulian pada dunia militer, khususnya TNI ternyata dirasakan oleh banyak penduduk Indonesia. Hobby, kepedulian, kecintaan itu terus bergulir menjadi bahan diskusi kita setiap hari.

Diskusi yang keras, humor, hingga caci-maki sudah kita telan bersama. Berita terkonfirmasi, clue hingga hoax, juga sudah masuk ke kepala kita. Puncaknya adalah saat pilpres lalu :D

Pada awal JakartaGreater berdiri, saya cukup sering bertemu langsung dengan user, dan mengkonfirmasi pembahasan-pembahasan yang ada di forum ini. Suatu saat saya bertemu dengan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo di Mabesad. Pada saat itu saya berondong dia dengan banyak pertanyaan: Pak Apache jadi dibeli ?. Apa ATGM yang akan dibeli ?. Bagaimana dengan MBT ?. Dari dialah saya dapat nama: Apache, NLAW, Javelin, hingga Leopard2.

Saya juga sempat bertemu dengan Mayjen TNI (purn) Salim Mengga yang pulang dari Lursen Jerman. Saya tanya bagaimana dengan pembelian Nakhoda Ragam Class. Dia bilang: “Sudah postif tuh”. Dari situlah muncul tulisan Nakhoda Ragam Class.

Saya juga sempat bertanya langsung soal Kapal Selam Indonesia, ke Kementerian Pertahanan :D Dari situ pula muncul tulisan Misteri Kapal Selam Indonesia.

Seiring waktu berjalan, rekan rekan pun mulai banyak berbagi informasi. Salah satu perdebatan terhanngat adalah antara Dexter dan Melektech. Perdebatan itu harus masuk hall of fame. Off_Ai juga mendorong pembahasan kapal selam lebih mendalam dengan informasi yang dia miliki. Kuncian soal Kapal Selam ini digenapi oleh Pocong Syereem yang menulis secara berseri. Kita bangga ternyata Angkatan Laut Kita kuat.

Masih banyak perdebatan-perdebatan lainnya, seperti yang dipapar oleh Bung WH dan Danu soal IPTN. Bung Antonov yang fokus mendalami alutsista. Ada Bung Puguh, Bismar, DenBravo, PGM-FI, poerboyo, Satrio, Gue, parnas, menjangan, dan banyak lagi. Nama nama itu datang dan pergi. Rekan kita yang dulu cukup aktif Bung Nowyoudont, hilang entah kemana ?. Apa kabar Bung Nowy ?. Semoga anda sehat, bahagia dan tidak kekuarngan apapun.

Kini waktu saya tidak lagi semewah dulu. Namun meski demikian artikel yang kini banyak copy-paste dari sumber lain, tetap ramai didiskusikan oleh rekan-rekan. Kalau istilah Bung WH: Artikel yang perlu di-clipping, untuk dibahas. Seiring berkembangnya diskusi, artikel pun mulai masuk ke JakartaGreater dari tulisan para warjag, seperti Bung Yayan, STMJ, Afiq dan lainnya. Ada pula Bung Jalo dengan Info-nya yang fresh. Terima Kasih Bung.

Ada juga rekan kita dari Banyuwangi yang kirim photo dan video Apache, Black Hawk serta Stryker. Dan hari ini saya merasa surprise, ada rekan kita yang sudah lama menjadi Silent Reader (SR), mengirim dua poster untuk JakartaGreater. Poster ini dia dan kita persembahkan untuk HUT TNI ke 69. Terima Kasih Bung Citox.

Dirgahayu TNI. NKRI Harga Mati !

Mari kita nikmati poster yang dia kirim. Salam.

Grafik by Citox
Grafik by Citox

Tinggalkan komentar