99 Taruna AAU Ikuti Latsitardanus ke-39 di Jawa Timur

ea415193-0b89-4d31-b004-44fd9067a7bd
Peserta Kontingen Latsitardanus ke-39 AAU berangkat pada Rabu, 27 Maret 2019 dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta menggunakan transportasi udara militer menuju Surabaya.

Yogyakarta, Jakartagreater.com  –  Gubernur AAU Marsda Tatang Harlyansyah, S.E., M.M., secara resmi telah memberangkatkan 99 Taruna AAU dan 45 personel pendamping untuk mengikuti Latsitardanus ke-39 di Jawa Timur.

Upacara pelepasannya dilaksanakan di lapangan Dirgantara AAU dipimpin oleh Wagub AAU Masma TNI Fachri Adamy, S.E., sedangkan apel pemberangkatannya dipimpin oleh Komandan Skadron IV Letkol Pnb. Yulianto Nurcahyo pada Pabu 27-3-2019 di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta.

Peserta Kontingen Latsitardanus ke-39 AAU berangkat pada Rabu, 27 Maret 2019 dari Akademi Angkatan Udara menggunakan transportasi udara militer menuju Surabaya dan rencara pelaksanaan kegiatan tersebut hingga tanggal 12 April 2019 mendatang.

Latsitardanus ini merupakan program latihan dari Akademi TNI dan Polri serta Praja IPDN dan Mahasiswa yang bertujuan memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar Taruna, Mahasiswa dan Masyarakat, untuk belajar hidup dan berintegrasi dengan masyarakat sehingga para calon pemimpin Bangsa di masa depan ini dapat mempersiapkan diri berbekal pengalaman yang telah di peroleh dari kehidupan masyarakat secara langsung.

Dalam sambutannya, Gubernur AAU menyampaikan bahwa salah satu tujuan pelaksanaan Latsitarda adalah untuk meningkatkan semangat kesadaran bela negara di tengah-tengah masyarakat. Para Taruna juga diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan kepada masyarakat setempat demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Gubernur AAU juga berpesan agar para Taruna dan Taruni selalu menjaga soliditas dan solidaritas sesama Taruna baik itu Taruna AAU sendiri maupun Taruna dari matra lainnya termasuk Praja IPDN kepada semua elemen masyarakat yang terlibat dalam kegiatan Latsitardanus serta diharapkan dapat menjalin komunikasi yang intensif dengan semua eleman masyarakat tempat para Taruna berlatih.

“Dalam pelaksanaan Latsitarda nantinya pelajari, pahami dan hormati budaya kearifan lokal dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat setempat, dengan tetap menjunjung tinggi kehormatan sebagai seorang Taruna AAU dan sebagai calon Perwira Angkatan Udara,” tegasnya.(Pen AAU).

Sharing

Tinggalkan komentar