Swedia Rahasiakan Teknologi Peperangan Elektronik Gripen

Pesawat tempur Gripen (foto : Saab.com)

JakartaGreater.com – Ringan, modern, murah dan canggih adalah merupakan gambaran dari pesawat tempur Gripen buatan Saab Swedia.

Gripen populer bagi negara dengan militer kecil dan dengan landasan pacu terbatas karena murah dan mudah untuk dioperasikan. Memiliki kesiapan misi tinggi, dan dapat lepas landas dari hampir landasan di mana saja. Bahkan dari jalan raya dengan panjang 800 meter saja.

Gripen sudah di ekspor ke negara-negara seperti Thailand, Hongaria, dan Afrika Selatan. Negara-negara dengan anggaran terbatas dapat menebus satu buah Gripen dengan harga US$ 60 juta dan biaya operasional sebesar US$ 5.000 per jam penerbangan. Bandingkan dengan F-35 yang harganya US$ 100 juta per pesawat dan biaya operasional US$ 30.000-70.000 per jam penerbangan.

Harga yang rendah dan biaya operasional yang murah membuat Gripen mudah untuk diisi bahan bakar, membeli persenjataannya, dan memelihara pesawat di darat.

Gripen juga memungkinkan operator untuk mengoperasikan dan mengisi persenjataannya di darat dengan menggunakan truk kontainer kargo yang dapat dengan mudah dipindahkan.

Swedia baru saja meluncurkan varian Gripen E yang diklaim sanggup menghadapi psawat tempur canggih, bahkan pesawat tempur siluman seperti Su-57 Rusia.

Gripen E mengandalkan sistem peperangan elektronik, menggunakan radar dan sinyal lain untuk menutupi kekuatan Gripen dan mengganggu pesawat tempur musuh, mirip dengan FA-18G Super Hornet milik AS. Namun sistem peperangan elektronik Gripen diklaim kuat sehingga dapat membutakan hampir semua pesawat tempur Rusia bahkan mungkin juga Su-57.

Swedia sangat melindungi teknologi sistem peperangan elektronik pada Gripen E dan tidak ingin teknologi tersebut direkam oleh musuh yang bisa membuka rahasia sistem peperangan elektronik Gripen. (Dalam peperangan elektronik akan terjadi saling serang menyerang dan masing-masing pihak mencoba mengkonfigurasi ulang sinyal mereka untuk mengalahkan sistem elektronik lawan). Jadi, Swedia jarang mengizinkan pilot-pilotnya untuk menyalakan suite elektronik lengkap dalam latihan udara dengan pesawat tempur Inggris.

WeAreTheMighty

Sharing

Tinggalkan komentar