Siswa Sekolah Artileri Pusdik Pelaut Latihan Menembak Meriam

Lattek menembak meriam adalah aplikasi pelaksanaan teori di kelas dibuka langsung Komandan Pusdikpel  Kolonel Laut (P) Tunggul.

Probolinggo, Jatim, Jakartagreater.com    –   Sebanyak 33 Siswa yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Artileri Pusat Pendidikan Pelaut (Pusdikpel) Komando Pendidikan Operasi Laut Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) melaksanakan Latihan Praktek (Lattek) menembak senjata meriam Kaliber 40 mm dan senjata Kaliber 12,7 yang dilaksanakan di Puslatpur Paiton Probolinggo.

Lattek menembak yang merupakan aplikasi pelaksanaan teori di kelas tersebut dibuka langsung Komandan Pusdikpel Kodikopsla Kodiklatal Kolonel Laut (P) Tunggul. Hadir dalam acara tersebut Komandan Sekolah Senjata Bawah Air (Dansesenbar) Letkol Laut (P) Hasto Sarwono, S.T., M.Tr (Hanla), para Kabag, Perwira Operasi Pengajar (Paopsjar) dan Perwira Pendukung Pendidikan (Padukdik) Seart Pusdikpel Kodikopsla Kodiklatal.

Dari 33 siswa yang sedang melaksanakan Lattek menembak tersebut terdiri 12 orang Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AL Angkatan ke- 48 kejuruan Artileri dan 21 orang Siswa pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) PK TNI AL Angkatan 38 yang juga kejuruan Artileri.

Dalam sambutannya Komandan Pusdikpel Kodikopsla Kodiklatal Kolonel Laut (P) Tunggul menyampaikan bahwa tujuan dari latihan praktek menembak ini adalah untuk memberikan pengalaman praktek dilapangan kepada para siswa.

Praktek menembak merupakan penjabaran dari teori yang sudah diterima di kelas kemudian diaplikasikan dalam bentuk latihan praktek yang meliputi pemeliharaan senjata dan penguasaan dalam penembakan, sehingga para siswa mampu menjadi operator dan pembantu operator yang handal dan profesional. (marinir.tnial.mil.id)

Sharing

Tinggalkan komentar