Armada Kapal Perang Angkatan Laut NATO Masuki Laut Baltik

HMS Westminster. (commons.wikimedia.org)

Moskow,  Jakartagreater.com  –    Awal pekan ini, NATO memulai latihan Musim Semi tahunannya di Estonia, dengan 10.000 tentara dari lebih selusin negara terlibat dalam latihan. Aliansi ini diharapkan akan semakin meningkatkan kehadiran regionalnya menjelang latihan Baltic Protector dan BALTOPS mendatang, yang dijadwalkan akan berlangsung akhir Mei dan Juni 2019, dirilis Sputniknews.com pada Kamis 2-5-2019.

Sekelompok kapal perang NATO yang dipimpin oleh kapal fregat Denmark Tethis dan satu skuadron kapal penyapu ranjau dari Belanda, Belgia, Norwegia, Jerman dan Inggris telah memasuki Laut Baltik, sumber daya pemantauan Sky & Air Intel melaporkan, mengutip kapal-kapal data transponder.

Menurut sumber daya pemantauan lalu lintas laut, pengelompokan itu melewati Selat Oresund pada Rabu malam 1-5-2019, dengan kapal-kapal itu terletak di dekat Pulau Bornholm, Denmark Timur pada pukul 5 pagi ini.

Sebelumnya Komando Maritim Sekutu NATO melaporkan bahwa kapal perusak USS Gravely milik Angkatan Laut AS dan fregat HMS Westminster milik Angkatan Laut Kerajaan, yang tiba di wilayah itu bulan lalu bersama dengan kapal perang Turki dan Spanyol, telah melakukan latihan di Laut Baltik.

Pada hari Rabu 1-5-2019, militer Rusia melacak pesawat mata-mata Angkatan Udara Boeing RC-135V AS saat terbang di dekat perbatasan maritim dari eksklaf Rusia Kaliningrad di sepanjang Laut Baltik. Awal pekan ini, militer Rusia melakukan latihan Rudal di wilayah itu, dengan korvet Armada Baltik menembakkan sepasang Rudal anti-kapal Uran dengan target 30 km jauhnya.

NATO telah secara nyata meningkatkan kehadirannya di wilayah Baltik dalam beberapa pekan terakhir, dengan Perancis dan Inggris baru-baru ini mengerahkan lebih banyak pasukan, tank, dan Helikopter ke Baltik sebagai bagian dari penempatan bergilir mereka dan untuk latihan mendatang.

Moskow telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya atas perluasan kehadiran NATO ke depan di sepanjang perbatasan Rusia di negara-negara Baltik, Polandia, dan Rumania, menunjuk pada risiko eskalasi tidak disengaja dan peringatan bahwa mereka akan memantau operasi militer aliansi di wilayah tersebut.

Pada hari Senin 29-4-2019, NATO meluncurkan latihan Badai Musim Semi tahunannya di Estonia, dengan 10.000 tentara melakukan latihan darat dan udara di negara itu selama 3 minggu ke depan. Latihan ini akan ditindaklanjuti oleh Pelindung Baltik, serangkaian latihan taktis maritim NATO dan latihan pendaratan yang dijadwalkan dimulai akhir bulan ini dengan melibatkan 3.000 personel militer dan sekitar 20 kapal perang.

Latihan-latihan itu sendiri akan ditindaklanjuti dengan apa yang disebut latihan BALTOPS pada pertengahan Juni 2019, yang melibatkan kapal-kapal dari Armada Kedua AS dan kapal-kapal, pesawat terbang dan pasukan pendaratan dari lebih dari selusin negara lain.

Sharing

Tinggalkan komentar