Su-30 Tiongkok Terbang Dekat Kapal Perang Kanada

PLAAF Sukhoi Su-30MKK. (Dmitriy Pichugin – commons.wikimedia.org)

Dua pesawat tempur Su-30 Tiongkok terbang rendah di dekat kapal perang HMCS Regina – Kanada, pada hari Senin, di Laut Cina Timur, di perairan internasional di sebelah timur Shanghai. Pesawat tempur terbang dalam jarak 300 meter dari haluan kapal Kanada, melesat kencang sekitar 300 meter di atas air.

Itu adalah pertemuan pertama yang begitu dekat antara pesawat tempur Tiongkok dan kapal perang Angkatan Laut Kanada.

Sebelumnya selama berhari-hari para personel Kanada mengamati sebanyak selusin jet tempur Su-30 lainnya yang terbang setidaknya beberapa kilometer jauhnya dari kapal perangnya. Meskipun lebih agresif daripada yang terjadi sebelumnya, para kru HMCS Regina tidak menganggap tindakan Su-30 sebagai terlalu provokatif atau berbahaya.

“Ini bukan skenario berbahaya tapi itu adalah salah satu yang kami perhatikan dengan cermat,” kata kapten kapal perang Regina, Cmdr. Jake French, “Saya tidak akan mencirikan niat mereka, tetapi kami telah melihat banyak ‘fast air’ selama seminggu terakhir terbang dari tempat banyak pangkalan mereka.”

“Adalah normal bagi angkatan udara untuk memeriksa angkatan laut asing yang beroperasi di halaman belakang mereka. Melihat kedekatan pasukan Tiongkok adalah bagian dari tugas. Inilah yang dilakukan militer. ”

Hubungan di laut dengan militer Cina telah “profesional dan ramah,” kata komandan itu.

Insiden terbaru itu muncul pada saat ketegangan yang meningkat antara China dan Kanada, dipicu oleh rencana Kanada untuk mengadakan sidang ekstradisi ke AS untuk seorang pengusaha wanita Tiongkok senior yang dituduh Washington melanggar sanksi terhadap Iran.

Sudah dua minggu penuh terjadi berbagai peristiwa pada fregat Kanada yang berbasis di Victoria. Fregat sudah melakukan perjalanan ke utara lebih dari 4.000 kilometer di perairan internasional dari Cam Ranh Bay, Vietnam melalui perairan yang disengketakan di Laut Cina Selatan, Selat Taiwan dan Laut Cina Timur, yang terus-menerus dibayangi oleh kapal perusak, fregat, korvet dan kapal penjaga pantai Tiongkok.

Sepanjang jalan, Regina juga menemukan kapal selam Kilo class Tentara Pembebasan Rakyat yang setengah tenggelam. “Kami melihat periskop dan tiang kapal Cina. Kami melihatnya dari dekat, ”kata French tentang kapal selam buatan Rusia, yang pertama kali ditemukan oleh helikopter Siklon Regina dan kemudian menjadi jelas terlihat oleh siapa pun di dek atau anjungan kapal fregat Kanada.

Kapten kapal menolak untuk berspekulasi mengapa kapal selam diesel elektrik, yang biasanya berusaha keras untuk tidak terdeteksi, begitu mudah ditemukan, bahkan seperti sengaja memperlihatkan diri.

Insiden dengan Regina di Pasifik barat yang sensitif secara politis datang pada saat perbedaan tajam antara Beijing dan Ottawa. Desember lalu, Kanada menangkap Meng Wanzhou, chief financial officer dari raksasa telekomunikasi Cina, Huawei dan Pengadilan akan memutuskan apakah akan mengekstradisi dia ke AS untuk menghadapi tuduhan memiliki anak perusahaan yang melanggar sanksi terhadap Iran.

Kasus Meng telah menjadi penyebab ketegangan dengan Tiongkok. Dalam tindakan pembalasan yang nyata, Beijing memenjarakan dua orang Kanada, menjatuhkan hukuman mati karena penyelundupan obat terlarang dan menahan dana jutaan dolar Kanada atas impor daging babi yang tidak aman.

Entah karena drama ekstradisi, intrik diplomatik yang dihasilkan atau kebetulan para kru Regina telah melakukan banyak hal.

Kapal Kanada tersebut menemukan dan melacak tanker yang mungkin terlibat dalam penyelundupan bahan bakar ke Korea Utara yang melanggar sanksi PBB dan serangan laser pada awak helikopter RCAF Regina.

Sinar laser hijau adalah senjata berbahaya yang dapat menyebabkan kebutaan dan kerusakan mata serius lainnya. Laser ditujukan ke helikopter Kanada yang terbang sekitar 80 kilometer dari pantai Cina. Tidak ada yang terluka akibat serangan laser itu.

“Ini adalah masalah keamanan dan ada peningkatan insiden di laut akhir-akhir ini,” kata kapten Regina. “Kru kami mengenakan lensa pengaman untuk berjaga-jaga (dari serangan laser).”
CGAI

Sharing

Tinggalkan komentar