Rudal Suriah Meleset Tersasar Mendarat di Siprus Utara

Sistem rudal permukaan-ke-udara S-200 “Vega”

Sebuah proyektil yang diduga sebuah rudal menghantam lereng gunung di ibukota Siprus Utara Nicosia.

Menurut pihak berwenang Sirus Utara, proyektil itu kemungkinan adalah rudal darat-ke-udara buatan Rusia yang meleset dari sasarannya di Suriah.

Penilaian pertama adalah rudal buatan Rusia, yang merupakan bagian dari sistem pertahanan udara yang ditembakkan saat menghadapi serangan udara Israel terhadap Suriah, rudal kemunginan melesat dan menyelesaikan jalur penerbangannya hingga kemudian mendarat di pegunungan Siprus Utara, kata Menteri Luar Negeri Turki Kudret Ozersay.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 13:00 pada hari Minggu di wilayah Tashkent, sekitar 20 kilometer timur laut Nicosia.

“Ledakan itu terkait dengan operasi militer di Timur Tengah. Jelas itu bukan sesuatu yang berasal dari tanah kita … Itu adalah salah satu sisi buruk perang di wilayah ini yang jatuh ke negara kita. Kita harus menyelidiki untuk mengetahui penyebabnya, ” kata Presiden Siprus Turki Mustafa Akinci seperti dikutip oleh PressTV.

Insiden itu dilaporkan terjadi setelah militer Suriah “menghadapi” pesawat tempur Israel yang menembakkan rudal ke posisi militer di dekat ibukota Damaskus dan kota pusat Homs.

“Temuan awal menunjukkan objek yang menyebabkan ledakan itu adalah sebuah pesawat yang membawa bahan peledak atau bahan peledak langsung (rudal). Tulisan-tulisan dan tanda-tanda pada puing-puing akan memungkinkan kita untuk memahami persis apa yang terjadi segera,” kata Ozersay.

“Penilaian dari foto-foto yang dipublikasikan menunjukkan pangkal sayapnya. Ada tulisan Rusia di atasnya. Suriah menggunakan rudal buatan Rusia, jadi penilaian yang tidak terlalu aman adalah …sebuah S-200 (rudal). Teknolog jamming bisa menyebabkan kesalahan rudal, “kata Andreas Pentaras, seorang pensiunan Jenderal kepada Sigma TV di Siprus.

Defenceworld

Tinggalkan komentar