Deteksi Pesawat Pengintai AS, Venezuela Terbangkan Penyergap

File: EP-3E Orion, From Wikimedia Commons, the free media repository.

Jakartagreater.com  –  Angkatan Bersenjata Venezuela mendeteksi pesawat pengintai Lockheed EP-3E AS di wilayahnya, kata Kementerian Pertahanan negara itu, dirilis Sputniknews.com pada Minggu 21-7-2019.

“Angkatan Bersenjata mengatakan bahwa pada pukul 09:52 (13:52 GMT), pada 19 Juli 2019, Komando Angkatan Udara mendeteksi sebuah pesawat yang sedang menuju dari bagian Barat Laut, Laut Karibia menuju Maiquetia (dekat Caracas). Saat itu ada perintah untuk mengirim pencegat untuk mengidentifikasi pesawat, ”kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu 20-7-2019.

Kementerian Pertahanan menekankan bahwa angkatan udara Venezuela telah gagal melakukan kontak dengan pesawat AS.

“Pada pukul 11.33 pagi, kontak visual menunjukkan bahwa itu adalah pesawat EP-3E AS (Lockheed).

Upaya untuk melakukan kontak dengannya tidak berhasil. Pesawat itu mengubah rute penerbangan, telah dibayangi sampai saat ia meninggalkan wilayah itu pada pukul 11:43 pagi “, pernyataan itu menambahkan.

Kementerian menekankan bahwa itu bukan insiden pertama, menambahkan bahwa penerbangan ilegal di wilayah udara Venezuela diperlakukan oleh Caracas sebagai ancaman eksternal yang signifikan.

Venezuela telah menderita krisis politik dan ekonomi yang parah, terutama sejak akhir Januari 2019 ketika pemimpin oposisi yang didukung AS Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara dalam upaya untuk menggulingkan Nicolas Maduro yang terpilih secara konstitusional dari kekuasaan.

Maduro mengecam Guaido, mengatakan bahwa dia bertindak atas perintah Amerika Serikat, yang berusaha menjadikannya presiden negara dan mendapatkan kendali atas aset minyak Venezuela yang luas. Pada bulan Mei 2019, otoritas Venezuela menggagalkan upaya kudeta yang melibatkan militer.

Tinggalkan komentar