Australia Cetak Pilot Jet Tempur F-35A

Jet F-35A RAAF (U.S. Air Force photo by Staff Sgt. Jensen Stidham)

Jakartagreater.com – Pilot pertama Angkatan Udara yang menyelesaikan kursus transisi RAAF F-35A Joint Strike Fighter di Australia telah menerbangkan pesawat untuk pertama kalinya.

Dua pilot melakukan misi pelatihan pertama mereka pada F-35A di Pangkalan RAAF Williamtown pada 15 Juli setelah melakukan program pelatihan akademik dan simulator intensif selama 2 bulan di Pusat Pelatihan Terpadu.

Pemimpin Skadron (SQNLDR) William Grady, mantan pilot pertukaran F-22, mengatakan kursus transisi telah dirancang untuk meningkatkan pengalaman tempur sebelumnya. “Pelatihan F-35A adalah unik karena tidak ada varian 2 kursi untuk membantu pengajaran di udara,” kata SQNLDR Grady.

“Sebagai hasilnya, kami melakukan pelatihan simulator secara komparatif sebelum terbang untuk pertama kalinya. “Sudah beberapa bulan intensif, tapi saya senang mengatakan pelatihan adalah kelas satu,” katanya.

Komandan Skadron Nomor 3 (3SQN), Komandan Wing (WGCDR) Darren Clare, mengatakan penerbangan 15 Juli 2019, menandai tonggak penting dalam pengantar layanan F-35A, dirilis Airforce.gov.au, 25-07-2019.

“Mampu menyaksikan peluncuran 2 pilot pertama yang dilatih Australia pada penerbangan pertama mereka adalah momen yang membanggakan,” kata WGCDR Clare.

“Meskipun kami saat ini masih mengirim pilot ke AS untuk pelatihan, ini menunjukkan Australia dengan cepat menjadi mandiri dan semuanya berkontribusi pada skadron F-35A kami yang mencapai kesiapan tempur seperti yang direncanakan.” Pengenalan pesawat Generasi Kelima dan semua sistem barunya sangat kompleks.

dok. F-35 RAAF. (U.S. Air Force photo/Master Sgt. John Gordinier)

Baru sejak Januari 2019 kami mulai menguji bagaimana F-35A terintegrasi dengan logistik Australia, dukungan pangkalan, dan sistem pelatihan lokal. “Jadi kredit untuk tonggak sejarah hari ini jatuh ke tangan semua orang yang telah bekerja tanpa lelah untuk memastikan F-35A memiliki pengenalan yang lancar untuk layanan,” katanya.

Armada 10 pesawat F-35A Australia yang berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Luke dan Pangkalan RAAF Williamtown secara kolektif mencapai lebih dari 2900 jam di lebih dari 1.750 sorti sejak 2014. Pencapaian F-35A Kemampuan Operasi Awal sesuai jadwal untuk Desember 2020.

Sharing

Tinggalkan komentar