Kerusakan Baterai, Kemungkinan Penyebab Terbakarnya Kapal Selam Losharik Rusia

Ilustrasi kapal selam Losharik Rusia

Baterai lithium-ion yang tidak berfungsi mungkin telah memicu kebakaran mematikan pada kapal selam nuklir rahasia Rusia awal bulan ini yang menewaskan 14 perwira angkatan laut.

Kremlin tetap membisu tentang insiden itu, karena sensitifnya kapal selam AS-31, yang juga dikenal sebagai Losharik. Tetapi pada upacara pemakaman bagi para korban, seorang perwira angkatan laut mengklaim bahwa mereka mati karena mencegah bencana global dari ancaman dari reaktor nuklir kapal sleam Losharik.

Tetapi rincian tentang apa yang terjadi, yang telah dibocorkan ke pers Rusia, menyarankan cerita yang berbeda. Penyelidik mengatakan kepada surat kabar Kommersant bahwa teori utama di balik kebakaran di Laut Barents pada 1 Juli adalah kerusakan baterai, sebagaimana dilansir oleh The Guardian.

Kapal selam itu dilengkapi dengan baterai lithium-ion buatan Rusia untuk menggantikan baterai lawas buatan Industri pertahanan Ukraina yang sebenarnya sudah terbukti kehandalannya.

Baterai canggih adalah salah satu dari banyak komponen yang dipasok oleh Ukraina ke Rusia sebelum pencaplokan Crimea oleh Moskow tahun 2014. Ukraina melarang ekspor barang-barang militer sebagai balasan, memaksa Rusia untuk mengejar program pengembangannya sendiri di dalam negeri.

Salah satu kerugian utama bagi angkatan laut Rusia adalah mesin turbin diesel buatan Ukraina yang digunakan untuk menggerakkan kapal perangnya. Hal ini membuat konstruksi baru seluruh fregat Rusia tertunda, dan baru-baru ini pabrik turbin Rusia mampu mengejar ketinggalannya membangun mesin turbin diesel.

Sedikit yang diketahui tentang kapal selam Losharik. Tetapi informasi yang beredar menggambarkannya sebuah kapal selam kedalaman unik yang dirancang untuk menyelam ke kedalaman yang sangat dalam di luar kemampuan kapal selam paling modern sekalipun.

Kapal selam mampu mencapai kedalaman ini karena desainnya yang tidak konvensional: tujuh bola titanium ditempatkan di dalam lambung luar tanpa tekanan yang menyerupai kapal selam modern. Kapal selam juga dilengkapi dengan lengan mekanik dan drone bawah air kecil.

Dioperasikan oleh Direktorat Riset Laut Dalam, Losharik memiliki kemampuan untuk memotong kabel komunikasi serat optik di dasar laut.

Direktorat ini secara resmi bukan bagian dari Angkatan Laut Rusia, melainkan di bawah dinas intelijen Angkatan Laut untuk staf umum, mirip dengan dinas intelijen militer GRU yang disalahkan atas keracunan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di tanah Inggris.

Losharik juga unik karena dirancang untuk dapat diangkut ke area operasi oleh “kapal selam induk” yang lebih besar, yang kemungkinan adalah kapal selam rudal balistik Delta IV class modifikasi yang dikenal sebagai Podmoskovye.

Menurut media Kommersant, kebakaran terjadi ketika Losharik merapat ke kapal selam induk. Para pelaut tewas saat mencoba mengendalikan kobaran api. Peraturan Angkatan Laut Rusia mengharuskan pelaut untuk menyelesaikan tugas pengendalian kerusakan di kompartemen yang ditugaskan sampai diperintahkan sebaliknya.

Sharing

Tinggalkan komentar