Bulgaria Beli 8 Pesawat Tempur F-16 AS

File:F-16 Fighting Falcon 18th Aggressor Sqdn.jpg From Wikimedia Commons, the free media repository.

Washington, Jakartagreater.com –  Amerika Serikat berharap dapat bekerja sama dengan Bulgaria dalam proyek F-16 setelah pemerintah Bulgaria memutuskan untuk membeli 8 pesawat tempur,  peralatan serta amunisi yang diperlukan, kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan, dirilis Sputniknews.com pada Rabu 31-7-2019.

“Amerika Serikat menyambut baik keputusan Pemerintah Bulgaria untuk membeli 8 pesawat tempur multirole F-16, amunisi dan peralatan terkait”, kata Ortagus pada hari Selasa 31-7-2019.

“Kami salut kepada Perdana Menteri Boyko Borissov dan Pemerintah Bulgaria atas komitmennya untuk memodernisasi militernya melalui akuisisi pesawat yang dapat dioperasikan NATO yang berkemampuan tinggi ini. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Bulgaria dalam proyek ini dan untuk meningkatkan kemitraan strategis jangka panjang kami” .

Morgan Ortagus menambahkan bahwa Departemen Luar Negeri menghargai peran Kongres AS dalam mendukung penggunaan Pembiayaan Militer Asing untuk sebagian dari akuisisi ini.

Kontrak Bulgaria $ 1,26 miliar, merupakan kesepakatan untuk membeli delapan Jet tempur F-16 baru dan peralatan pendukung, yang mulai efeltif pada hari Selasa 30-7-2019 setelah publikasi di Gazette State Bulgaria.

Fakta kesepakatan itu diumumkan, setelah Presiden Bulgaria Rumen Radev, pekan lalu memveto pembelian tersebut, karena kurangnya konsensus mengenai kesepakatan pembelian dipicu oleh persoalan anggaran nasional. Parlemen nasional membatalkan veto presiden pada hari Jumat 26-7-2019. Kesepakatan F-16 adalah pembelian peralatan militer terbesar Bulgaria sejak jatuhnya komunisme 3 dekade lalu.

Menurut Radio Nasional Bulgaria, F-16 pertama akan tiba pada pertengahan 2023, diikuti oleh 4 lagi pada akhir tahun 2019 ini. Sisanya akan tiba pada tahun 2024.

Sharing

Tinggalkan komentar